Gelar Karya Seni Lukis Sebagai Bentuk Implementasi Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

""

Portalarjuna.net-Suasana halaman kampus Universitas Yudharta Pasuruan terlihat ramai disesaki ribuan santri Pondok Pesantren Ngalah yang turut menyaksikan acara gelar karya seni lukis yang diadakan langsung atas instruksi romo kyai Sholeh Bahrudin yang dihelat kemarin pada jum’at, 08/09/2017. Acara ini ditujukan untuk menjalin kekerabatan antara pondok pesantren dan pihak luar terutama dari etnis lain, yang turut dimeriahkan oleh kelompok gema sholawat darut taqwa (Gawat Darurat) yang menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur tamu, seniman, maupun para santri yang hadir.

Menariknya, kelompok gawat darurat tidak hanya menyanyikan lagu islami atau sholawat, melainkan menyanyikan lagu daerah seperti Gundul pacul, Udan salah mongso, Lir-Ilir, Terbit Rembulan, dan beberapa syiir lainnya. hal ini membuktikan sikap plural karena tamu yang hadir bukan hanya dari umat muslim, melainkan dari umat non muslim. Salah satu seniman dari Yogyakarta, Baz Rizal Albara yang telah mempunyai galeri  yang memiliki tema Parak Seni (Kebun Seni) juga telah mengakui kepribadian Romo kyai yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. “ Romo Kyai orangnya penuh kasih sayang, rasa nasionalisme dan patriotisme juga tinggi, terlebih tidak pernah membeda-bedakan meskipun dari etnis yang beragam”. Papar Baz rizal.

Dalam acara yang tergolong singkat itu, beberapa seniman yang berdomsili dari Yogya, jawa tengah melakukan kegiatan melukis on the spot atau melukis secara langsung dilapangan. Adapun objek yang dilukis tidak lain adalah tokoh pluralisme yang sudah tidak asing dikalangan para seniman, yaitu Romo kyai sholeh bahrudin beserta ibu nyai siti sa’adah. Beberapa santri mengaku terhibur atas acara yang diselenggarakan pada sore kemarin. “senang dan terhibur, karena bisa ketemu bule dan dihibur sama gawat darurat, tapi sayang acaranya terlalu singkat”. Jelas Dongseng, salah satu santri asrama I.(Nicki)

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.