Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai di Pasar Meroket

""

Sumber gambar : http://www.kompas.com


PortalArjuna.net-Pasuruan, Kenaikan harga cabai menjelang akhir tahun di tengah pandemi covid-19 menimbulkan keresahan bagi masyarakat, baik penjual maupun pembeli. Selasa (29/12). Salah seorang penjual di Pasar Porong, Khoiruman (40) khawatir jika hargai cabai tidak cepat menurun dan semakin melambung naik, maka pembeli akan membatasi pembelian cabai yang berdampak pada penurunan penjualannya.

Saat ini rata-rata harga cabai di pasar Porong dijual dengan harga Rp. 60-65ribu per kilogram. Harga tersebut naik hingga Rp. 10-15ribu dibanding sebelumnya yang hanya Rp. 50-55ribu per kilogram.

Selama satu minggu ini, ia mengaku mendengar keluhan dari para pelanggan. Daya beli masyarakat yang berkurang membuat konsumsi rumah tangga juga ikut turun. “Biasanya mereka membeli 1 kilogram, akan turun jadi setengah kilogram saja,” ujarnya

Ia merasa tidak enak atas berbagai pertanyaan dari pembeli. “Mereka bertanya terus-menerus, kenapa banyak bahan konsumsi lainnya semakin menjulang naik di masa pandemi saat ini, Saya juga bingung jawabnya,” ucapnya.

Peningkatan harga yang terjadi saat ini membuat mereka mengeluh, Ibu rumah tangga ikut resah dengan harga cabai yang terus merangkak naik. Wiwin (46) warga Gersikan, salah satunya. Melihat harga cabai yang sudah menyentuh angka Rp 60-65ribu, Wiwin terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian bahan cabai tersebut.

Bagi para penjual makanan pedas, hal ini juga terasa dampaknya. “Saat ini saya membatasi dan sedikit mengurangi konsumsi bahan cabai di penjualan makanan saya, apalagi makanan yang saya jual bernuansa pedas, seperti seblak, ceker pedas, dll. Saya khawatir dengan kenaikan harga cabai, rasa pedas itu sedikit berkurang, dan membuat pelanggan saya berkurang.” ujarnya.

 

(Khajaz)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.