KETIKA MAHASISWA KRISTEN PETRA BERKUNJUNG KE PESANTREN NGALAH

""

Pasuruan (Portalarjuna.net) Sebanyak 21 Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PELMA Pelayan Mahasiswa UKP Surabaya, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ngalah, Sabtu (29/10/2016).

Kunjungan Mahasiswa Kristen tersebut, disambut hangat Oleh Pengasuh Pesantren yang mengukapkan bahwa kunjungan saudara Non Muslim kepesantren Ngalah merupakan perekat NKRI dimana beliau menganalogikan Baut dan Mur.

“Jadi begini bapak kalau Baut ketemu Mur ini Cocok, yang tidak cocok adalah Baut ketemu baut, maka Muslim Ketemu non muslim ini akan menjadi Perekat NKRI” ungkapnya    

Saat dikediaman Pengasuh Pesantren, Bapak Bedjo selaku pendamping mahasiswa petra tersebut, mempertegas kembali tuduhan penistaan agama yang dilakukan Ahok mengapa terjadi perselisihan antara MUI dan NU?

“Gini MUI itu yang bikin Pak Harto, sedangkan NU didirikan Mbah Hasyim Asyari, jadi jelas bedah, wong Mui anaknya Pak Harto, Terang KH Sholeh Pengasuh PP Ngalah di hadapan tamu-tamu saudara Non Muslim.

Disamping itu, ketika para tamu di jamui UWI (sejenis ubi-ubian), Beliau juga menjelaskan bahwa Islam di Indonesia ada dua, satu Islam yang masjidnya ada kentongan jidor dan Islam yang masjidnya tidak ada kentongan jidor. Mohon di riset Amrozi ada kentongan jidor apa tidak? Teroris ada kentongan jidor apa tidak. Pungkasnya.

Kunjungan tersebut, dilanjutkan dengan dialog mahasiswa antar umat beragama di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan. (Mus)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.