Petani Kentang Alami Kerugian Besar Akibat Curah Hujan

Petani Kentang Alami Kerugian Besar Akibat Curah Hujan "Petani Kentang Alami Kerugian Besar Akibat Curah Hujan"

Portalarjuna.net-Petani kentang alami kerugian besar yang diakibatkan curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini. Selain itu kerugian diakibatkan oleh bibit yang kurang berkualitas serta pemupukan yang di oplos sehingga mengakibatkan hasil panen menjadi menurun drastis. Hal itu dirasakan oleh Bambang selaku pemilik ladang kentang di beberapa titik di Desa Palangsari Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan. Jum’at(12/04/2019).


Tumbuhan kentang merupakan salah satu sayuran yang sangat sensitif terhadap cuaca maupun proses pemupukan. Gagal panen merupakan hasil yang diperoleh saat terjadi proses pertumbuhan kentang yang tidak sesuai. Hal ini dirasakan oleh salah satu pemilik ladang kentang yang sudah melakukan usaha tani tumbuhan kentang, Bambang(45). Ladang yang sangat luas serta proses yang benar menjadikan hasil panen sangat menguntungkan, namun akan menjadi sebuah kerugian besar pula jika proses pengolahan ladang panen dilakukan dengan buruk.


“Selain diakibatkan cuaca yang buruk, pemupukan yang tidak sesuai, adanya bobor (jenis ulat tanah), tekstur tanah yang tidak sesuai mengakibatkan hasil kentang tidak maksimal. Apalagi cuaca sekarang sangat buruk setiap harinya, ini menjadikan hasil seperti gagal panen dan sangat merugikan bagi pemilik ladang” tutur Udin selaku karyawan pemilik ladang.

Dalam hal ini kerugian mencapai 80%, dapat dilihat dari jumlah kentang yang didapat menjadi sangat menurun dratis. Karena diawal panen ladang masih menghasilkan kentang sebanyak 8 ton pada tiap ladangnya, namun panen kali ini hanya menghasilkan kentang sebanyak 4 ton dari 7 ladang.(nia)

Tinggalkan balasan

KKNT Kemaritiman Kelompok 12 : Sosialisasi Program, Bapak dan Ibu Kepala Desa Pulokerto Angkat Bicara
Univ. Yudharta Pasuruan : Lepas 456 mahasiswa ikuti kegiatan KKN
Pembukaan Musda ke-4 Jatman Jatim Meneguhkan Politik Ulama Thariqo
Yuk Cicipi Nasi Pisang, Kuliner Khas Desa Kalipucang dalam Agrofest 2018
Meriah, Peringati Harlah IPNU IPPNU Dengan Gebyar Sholawat
Surga Buku Tersembunyi di Kota Pasuruan
Menarik Banyak Perhatian, Festival Al-banjari Sukses Mempererat Tali Persaudaran
Prihatin Banyak Bencana, Malam Tahun Baru diisi Khotmil Qur’an dan Doa Tolak Bencana
Al-Mustafidah Kembali Jadi Juara Festifal Al-banjari Se-Jawa Timur
Prihatin Banyak Bencana, Malam Tahun Baru diisi Khotmil Qur’an dan Doa Tolak Bencana
No Preview
Ratusan Santri Mengikuti Gurah Masal di Ponpes Ngalah
Ribuan Santri Turut Memeriahkan Acara Peringatan Phbi Pondok Pesantren Ngalah
Kurangi penggunaan Gadget, Pasuruan adakan Festival Dolanan Tradisional
Kemeriahan Pawai Ogoh-ogoh Desa Kayukebek
Tidak Banyak Orang Tahu, Taman Lansia Sepi Pengunjung
Jelang Tahun Baru, Bhakti Alam Jadi Incaran Wisatawan
Saluran Air Terputus, Warga Desa Palangsari Terpaksa Gunakan Air Hujan Untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Adakan bimtek, Panitia Pemungutan Suara Desa Palangsari Harapkan Tak Ada Gangguan Saat Pemilu.
Kunjungi Desa Wisata Kertosari, Wagub Emil Singgung Peluang Bisnis Jasa Wisata
Kertosari Raih Penghargaan Wisata Desa Award 2019