Warga Resah Masalah Macet Dan Bau Kotoran Hewan Akibat Cimory

""

Portalarjuna.net-Masalah besar  terus menimpa destinasi wisata  Cimory Dairyland & Resto akibat pembangunan yang kurang tertata. Belum tuntas kasus lahan parkir ambrol hingga perizinan, muncul keluhan warga karena bau tak sedap dari kandang satwa Cimory.

Salah satu warga yang nyatakan protes terhadap wisata anyar itu adalah RL, seorang ibu dari Lingkungan Ngemplak, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.(9/01/2020)

Sebut saja  RJ seorang penduduk desa ngemplak yang sedang bercerita ini, bila rumah yang ditempati bersama keluarganya saat ini berdekatan dengan wahana Cimory.ia merasa kesal karena susahnya akses jalan akibat macet yang berawal dari membludaknya wisatawan untuk datang ke wisata cimory akibat parkir yang kurang tertara serta tidak memiliki jalur alternatif lain.RJ bercerita bahwa untuk berpergian seperti ke pasar dia harus menunggu lama akibat macet.

selain itu keberadaan kandang-kandang itu dianggap menjadi  masalah dan membuat warga tersiksa, lantaran memunculkan bau tak sedap.

“Karena kandang-kandang hewan Cimory ada tepat di belakang rumah kami dan warga lain, sehingga konsekuensi bau harus kami tanggung. Belum terhitung dampak negatif lainnya,” kata RL, kemarin.

Kegelisahan RL dan warga dekat kandang Cimory tak terbendung. Pasalnya, beberapa waktu terakhir, berbagai pihak justru lebih banyak menyoroti persoalan kemacetan lalu lintas.

Padahal urusan bau dan kotoran, dinilainya harus diurus dengan cepat dan jadi  perhatian, karena menyangkut kenyamanan masyarakat banyak, terutama dibidang kesehatan.”pungkasnya.

editor:Iqbal

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.