Inilah Sosok KH. Munshif Nahrawi Pendiri PMII (1-13) yang Masih Hidup

""

Portalarjuna.net-Purwosari, Dalam acara Pelantikkan Akbar PMII Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan kedatangan tamu spesial yaitu KH. Munsif Nahrowi Ia adalah salah satu dari 13 founder Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang masih hidup. Tujuannya KH. Munshif diundang ke acara pelantikan akbar ini agar maba tahu siapa pendiri PMII yang sekarang masih hidup, tausiyah beliau juga sangat bermanfaat bagi semua kader PMII khususnya Maba sebagai saku untuk menjadi penerus pengurus PMII yang akan datang. Minggu (22/11).

Di awal orasi pergerakaannya, Kiai berusia 83 tahun tersebut mengajak pengurus dan calon anggota untuk bernostalgia tatkala ia dan ke 12 pemuda IPNU yang lain membentuk suatu wadah (organisasi) khusus guna menghimpun para mahasiswa nahdiyin yang hingga sekarang dikenal dengan nama PMII.

KH. Munshif Nahrowi menyampaikan bahwa ia sangat bersemangat jika diundang di acara-acara Rayon atau Komisariat karena di situlah basis kongkret PMII, tempat dimana mereka (mahasiswa) mengabdi dan berikhtiar.

“Saya sangat senang jika bertemu pengurus dan calon-calon anggota, karena tahap ini lah kalian mengabdi dan berikhtiar,” tuturnya.

Pria yang sering disapa KH. Munsif tersebut juga mengajak para kader dan calon anggota untuk selalu mengamalkan ilmu-ilmu dari PMII, dan berharap setelah mereka selesai berproses agar selalu mengabdikan ilmunya di masyarakat khususnya NU.

“PMII berdiri karena pemuda NU, Ilmu PMII adalah Ilmunya NU,” tegasnya.

Ia tak jarang berkumpul bersama pendiri PMII lain seperti halnya Makmun Syukri, Mahbub Djunaidi, M. Sobich Ubaid dan Pendiri PMII Lainnya.

“Saya kenal betul dengan Makmun Syukri, Mahbub Djunaidi, M. Sobich Ubaid dan Pendiri PMII yang lain. Karena memang dulu mereka itu sering sekali berkumpul dan berdiskusi yang setahu saya mereka membahas NU,” tuturnya.

Tak lupa pula, di kesempatan tersebut Sahabat Ainul Yaqin selaku Ketua PC PMII Pasuruan juga bercerita tatkala ia menjadi sosok aktivis berdedikasi dan tulen ia juga mendapat wawasan keorganisasian. (SLV)

 

Tags:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.