Martopuro Membuka Peluang Bisnis Budidaya Maggot

""

PortalArjuna.Net-Purwosari, Martopuro, atasi perokonomian penduduk dengan ide budidaya maggot sebagai peluang bisnis baru. Maggot adalah hewan kecil melata yang biasanya digunakan untuk pakan ayam, burung, dan ikan.

Kamis tanggal 5 November 2020, tim mencari informasi mengenai tata cara bagaimana budidaya maggot, dari informasi berapa umur maggot, siklus pertumbuhan maggot, dan bagaimana proses memelihara sampai memanen manggot terutama tata cara berbisnis manggot.

Pertama sebelum kita budidaya manggot, kita harus menyiapkan kandang dengan ukuran 2,5m x 4m x 3m, kemudian membuat media penetasan telur, menyiapkan biopon sebagai media pembesaran manggot, dan yang terakhir adalah menarik lalat BSF yang nantinya akan menghasilkan manggot.

Satu lalat dapat bertelur 500-900 ekor, namun manggot memiliki siklus hidup yang pendek yaitu sekitar 40 hari, Fase metamorfosis terdiri atas fase telur selama 3 hari, maggot 18 hari, prepupa 14 hari, pupa 3 hari, dan lalat dewasa 3 hari.

Manggot muda yang berwarna putih akan dihargai 6000 rupiah perkilo, sedangkan manggot yang sudah cukup tua atau manggot coklat akan dihargai 30.000-50.000 perkilonya. Harapan mereka adalah kesejahteraan desa dan perekonomian warga bisa di angkat melalui kemampuan budidaya manggot tersebut. (Ulum)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.