Usai Di Gugat, Raffi Ahmad Dituntut Menyampaikan Permintaan Maaf

""

Gambar : http://terbaruberita.id/


PortalArjuna.Net-Jakarta, Publik Figur Raffi Ahmad dituntut menyampaikan permintaan maaf di tujuh stasiun televisi dan koran nasional terkait dugaan pelanggaran protokol Kesehatan Covid-19. Gugatan dilayangkan oleh seseorang advokat publik, David Tobing, melalui kuasa hukumnya, Richan Simanjuntak, ke Pengadilan Negeri Depok.

Dalam gugatanya, Raffi Ahmad diminta untuk isolasi mandiri dan dilarang beraktifitas diluar rumah selama 30 hari.

“Saya menuntut agar hakim memerintahkan Raffi tidak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi kedua dan menghukum Raffi membuat permohonan maaf di tujuh media televisi dan tujuh harian surat kabar,” ujar David dalam keterangannya, Jumat (15/1).

Menurut David, suami Nagita Slavina itu telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melanggar aturan terkait protokol kesehatan.Aturan itu yakni Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 tahun 2021 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19, serta Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

David menilai tindakan Raffi bisa berpengaruh terhadap upaya pemerintah menegakkan protokol kesehatan Covid1-9. Menurutnya, Raffi yang merupakan seorang publik figur mestinya bisa memberikan contoh yang tak baik.

“Apa yang Raffi lakukan dapat berdampak signifikan karena dia punya banyak pengikut, punya banyak fan. Nanti dianggap habis vaksin boleh bebas tanpa protokol seenaknya. Seharusnya tindakan Raffi memberikan dampak positif bukan negatif seperti ini,” tuturnya.

Selain televisi dan koran nasional, Raffi juga mesti meminta maaf lewat akun media sosial pribadi Instagram dan Facebook.Raffi juga diminta menyampaikan permintaan maaf dan komitmen untuk terus menyosialisasikan serta menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat lewat tujuh stasiun televisi dan surat kabar nasional.Adapun tujuh stasiun televisi tersebut yakni SCTV, RCTI, Trans TV, TV One, Metro TV, Kompas TV, dan Indosiar. Tujuh koran nasional meliputi Kompas, Tempo, Sindo, Media Indonesia, Merdeka, Republika, dan Jakarta Post masing-masing berukuran setengah halaman.

Rencananya,Raffi dijadwalkan akan menjalani sidang perdana pada 27 Januari mendatang Sidang tersebut bakal dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Majelis Eko Julianto, dan dua hakim anggota, yakni Divo Ardianto dan Nugraha Medica Prakasa.

 

(SB)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.