Ibu-ibu PKK di Lamongan Turun Tangan Bagikan Makanan ke Warga yang Isolasi Mandiri

""

Gambar : kegiatan bagi-bagi makanan ke warga isolasi mandiri (www.detik.new.com)

 

PortalArjuna.Net-Lamongan, warga desa Sidodowo, kecamatan Modo, Lamongan telah menjalani isolasi mandiri  di rumah karena terpapar covid-19. Saat menjalani isolasi mandiri terdapat kendala yaitu sulitnya mendapatkan bahan makanan. Menyadari hal ini, ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit Kartika Candra Kirana dan Bhayangkari Lamongan turun tangan membantu warga yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Ya, mereka ikut berbagi ke warga Desa Sidodowo yang tengah di-lockdown karena pandemi covid-19. Sebanyak 300 paket bahan pangan dibagikan untuk membantu meringankan beban warga desa yang tengah di-lockdown selama 2 minggu itu.

“Sore ini kami membagikan bantuan bahan pangan dari ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit dan Bhayangkari Lamongan,” kata Muslimin, Kasi Tanggap darurat BPBD Lamongan. Selasa (8/6/2021).

Bantuan bahan pangan yang diberikan oleh ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit dan Bhayangkari Lamongan ini berisikan ikan segar, yaitu ikan Mujair, sayur dan bumbu. Bantuan berupa paket bahan pangan ini memang sengaja mereka pilih karena hal mendasar yang dibutuhkan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri ini.

“Karena tengah menjalanitentunya warga tidak bisa kemana-mana sehingga bahan makan seperti ikan, sayur dan bumbu inilah yang mereka butuhkan,” kata Anis Kartika Yuhronur Efendi usai menyalurkan bantuan di Posko Satgas covid-19 Lamongan di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (8/6/2021).

Selain bahan pangan ibu-ibu gabungan dari PKK ini juga menyalurkan bantuan berupa sabun. Tak hanya itu rencananya, bantuan berupa bahan pangan ini akan dilakukan kembali.

“Bantuan bahan pangan ini akan kami lanjutkan lagi besok,” tambahnya.

Seperti diketahui, Penularan covid-19 yang terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin membuat Ketua Satgas Penanganan covid-19 Lamongan menginstruksikan jajarannya untuk bekerja cepat menangani klaster hajatan Lamongan ini.

“Warga diketahui positif setelah 3 hari acara hajatan pengantin. Ada dua hajatan, di Bojonegoro dan Sidoarjo,” kata Kabid Kesmas Dinkes Lamongan, Abdullah Wasian.

SHB

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.