Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 20 Juli 2024

Mengenal Candi GunungGangsir, dibangun untuk hormati Janda Murah Hati

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

PortalArjuna.Net- Beji, Candi Keboncandi atau yang biasa dikenal warga sekitar dengan sebutan Candi Gununggangsir. Terletak di Dusun Kebon Candi, RT 02/RW 10, Gununggangsir, Kec. Beji, Pasuruan.

Bangunan tersebut memiliki sebutan asli Candi Keboncandi, namun warga sekitar biasa menyebutnya dengan Candi Gununggangsir karena letaknya yang berada di Desa Gununggangsir.

Kaki candi berbentuk persegi empat dengan ukuran 15 x 15 m². Tinggi bangunan sekitar mencapai 15 m. Di dalam tubuh candi terdapat ruangan yang dapat menampung 50 orang, dan terdapat tangga cukup lebar yang menjorok ke barat. Namun, banyak bagian candi yang sudah hancur dan beberapa potongannya di simpan di sebuah ruangan sebelah candi.

Menurut masyarakat sekitar, mengenai sejarah singkat berdirinya Candi Gununggangsir yaitu dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga Abad ke 11 M, namun candi ini dibangun dari bahan dasar batu bata merah, bukan batu andesit.

Candi Gununggangsir dibangun sebagai penghormatan kepada Nyi Sri Gati, yang dijuluki Mbok Randa Derma (Janda Murah Hati), atas jasanya yang membangun masyarakat pertanian di wilayah tersebut. Pada zaman dimana masyarakat di wilayah tersebut belum mengenal bercocok tanam, dan suatu saat rerumputan yang menjadi makanan pokok mereka mulai menipis, kemudian datang seorang wanita bernama Nyi Sri Gati. Wanita itu mengajak para pengembara untuk berdoa kepada Hyang Widi, meminta petunjuk untuk mengatasi masalah kekurangan pangan masyarakat.
Tak lama kemudian datang segerombolan burung yang membawa padi-padian dan menjatuhkannya di dekat para pengembara. Nyi Sri Gati kemudian menanam padi-padi itu, dan hasil panennya ditumbuk untuk dijadikannya beras, kemudian diolah menjadi nasi. Sejak saat itu masyarakat di sana sudah tidak kekurangan bahan pangan lagi dan menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya, para pengembara juga diajarkan cara bercocok tanam oleh Nyi Sri Gati.

Kemudian dibangunlah sebuah candi sebagai wujud penghormatan masyarakat kepada Nyi Sri Gati atas jasanya yang telah membangun masyarakat pertanian dan mengatasi masalah kekurangan bahan pangan masyarakat di wilayah tersebut.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Related News

Tulisan Terakhir

Advertorial