Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 22 Februari 2024

Berikut Pesona dan Sejarah Alas Pinggan Prigen Yang Harus Kamu Ketahui

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Portalarjuna.Net, Pasuruan – Prigen merupakan daerah yang kaya akan destinasi wisatanya, terutama wisata alam. Salah satu destinasi wisata yang sangat recommended untuk dikunjungi oleh semua kalangan ialah Alas Pinggan. Wana wisata ini terletak di Jl. Alpukat, Ledug, Kec. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Selain disuguhi pemandangan alam dan hutan yang indah, Alas Pinggan menyediakan layanan jasa lain seperti coffeshop, eduwisata, camping ground hingga tracking.

Tempat ini buka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Tiket masuknya terhitung sangat murah, 10 ribu perorang untuk tiket piknik, 20 ribu tiket camping, 5 ribu parkir mobil, 3 ribu parkir sepeda, dan 135 ribu untuk paket camping dengan fasilitas tenda lengkap dan gratis makan dan minum dua kali.

Memasuki area, wisatawan akan disambut dengan tempat parkir yang luas. Terdapat coffeshop bertema clasic dengan berbagai menu yang pastinya ramah dikantong. Tidak boleh terlewat, wisatawan wajib mencoba kopi asli buatan Alas Pinggan ketika berkunjung. Soal rasa tidak perlu diragukan. Kopi tersebut telah berhasil meraih juara 3 dalam KKSI (Kontes Kopi Spesialti Indonesia) 2023 melawan 523 peserta lainya.

Tidak jauh dari coffeshop terdapat area camping ground. Fasilitas lain seperti wifi, persewaan alat camping lengkap, aula, tempat istirahat, toilet dan musholla juga tersedia di sana. Sedangkan lokasi tracking berjarak cukup jauh dari pintu masuk.

Layanan wisata unik yang tak kalah perlu untuk dicoba ialah Eduwisata. Dengan ditemani guide, wisatawan akan diberikan pengetahuan seputar produksi kopi mulai dari budidaya, perawatan, pengetahuan pasca panen, sampai menyeduh kopi buatan sendiri. Selain pengunjung perorangan, Alas Pinggan juga sering digunakan untuk tempat pelaksanaan event kopi, LDKS, outbound dan kegiatan lainnya.

Berdampingan langsung dengan hutan Gunung Arjuna, Alas Pinggan memiliki banyak sejarah dibalik keberadaannya. Dimulai dari namanya, kata Pinggan diambil dari bahasa sansekerta yang berarti piring atau wadah yang besar. Nama tersebut merupakan julukan turun temurun dari nenek moyang yang berharap agar alas atau hutan tersebut dapat menjadi sumber rezeki dan penghidupan bagi masyarakat sekitarnya. Hal tersebut juga sesuai dengan motto dari wisata ini “Dari Petani Untuk Masyarakat”. Suprapto, Ketua pengelola menyampaikan bahwa hadirnya Alas Pinggan diharapkan dapat menjadi sumber mata pencaharian lapangan kerja bagi masyarakat Ledug.

Alas Pinggan berdiri pada November 2021. Ide berdirinya wisata ini dimulai pada tahun 2018 dimana masyarakat yang memang umumnya bekerja sebagai petani kopi melakukan program penanaman kopi dari hulu ke hilir. Kemudian mereka bekerja sama dengan para penggiat dan pecinta kopi agar dapat menghasilkan produk olahan dari kopi yang telah mereka panen. Pada tahun 2021, Alas Pinggan mendapatkan bantuan CSR dari PT. Tirta Investama (Aqua). Mereka berkolaborasi mendirikan tempat wisata namun tetap melestarikan alamnya.

Bagi pembaca yang tertarik untuk berwisata di Alas Pinggan, Silahkan kunjungi akun Instagram @alaspinggan untuk informasi selengkapnya. disana terdapat contac person yang dapat dihubungi serta price list harga paket layanan wisata mereka.

Author : Angely Rahma

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial