Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 7 April 2026

Observasi

Observasi Mahasiswa KKN Kelompok 21 di Kebun Jeruk Nagami dan Dekopon Kusuma Mojokerto

Portalarjuna.net, Mojokerto- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 21 melanjutkan kegiatan mereka dengan melakukan observasi di Kebun Kusuma, yang terletak di Dusun Slepi, Desa Ketapanrame, Mojokerto, pada Selasa, (19/07/2024) Observasi ini difokuskan pada tanaman jeruk nagami dan jeruk dekopon yang ada di kebun tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN mereka yang bertujuan untuk mempelajari dan mendukung pengembangan pertanian lokal.

Kebun Kusuma terkenal dengan keanekaragaman tanaman jeruknya, khususnya jeruk nagami dan jeruk dekopon, yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang cukup besar. Jeruk nagami, dikenal juga dengan nama kumquat, adalah jenis jeruk kecil yang biasanya dimakan bersama kulitnya. Rasanya manis dengan sedikit asam, dan sering digunakan dalam pembuatan selai atau dikonsumsi langsung. Sementara itu, jeruk dekopon adalah varietas jeruk yang lebih besar dan manis, sering dianggap sebagai salah satu jeruk premium karena kualitas dan rasanya yang unggul.

Selama observasi, mahasiswa KKN kelompok 21 melakukan berbagai kegiatan, termasuk wawancara dengan petani lokal untuk mendapatkan informasi mendalam tentang proses budidaya, tantangan yang dihadapi, dan teknik-teknik inovatif yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas buah. Mereka juga mempelajari tentang sistem irigasi dan pemupukan yang diterapkan di kebun tersebut. Observasi ini memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa tentang praktik pertanian berkelanjutan dan pentingnya inovasi dalam pertanian.

“”Observasi ini memberikan kami pemahaman mendalam tentang teknik budidaya jeruk nagami dan dekopon. Kami sangat terkesan dengan inovasi yang diterapkan oleh petani lokal di Kebun Kusuma.” ujar Riski Kurniawan selaku Ketua KKN Kelompok 21

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN kelompok 21 tidak hanya belajar tentang aspek teknis pertanian, tetapi juga memahami pentingnya peran mereka dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan pedesaan. Observasi di Kebun Kusuma menjadi pengalaman yang berharga dan inspiratif bagi mereka, serta menjadi langkah awal dalam upaya mereka untuk membawa perubahan positif bagi komunitas pertanian lokal.

Author: Mukhammad Thoriq Aziz

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial