Portalarjuna.net, Pasuruan – “Saya pengen bahagiain orang tua dengan cara apapun,” ungkap Amin dengan nada mantap. Meski begitu, kehidupan Amin sebagai pengamen tidak selalu berjalan mulus. Ia sering mendapat hujatan dan cercaan dari masyarakat. Namun, Amin memilih untuk tidak menanggapi hal tersebut. Minggu (24/11/2024).
“Jangan ngatur-ngatur hidup orang yang penting bisa makan, bisa cari sendiri, ga minta sama orang itu,” tegas Amin. Amin remaja usia 18 tahun yang memilih putus sekolah di bangku sekolah smp kelas 2 untuk membantu membayai orang tuanya.
Di balik penampilannya yang nyentrik sebagai seorang punk, Amin memiliki harapan yang sederhana. Ia ingin bisa terus membantu keluarganya dan lepas dari kesulitan ekonomi yang sedang dihadapinya. Kisah hidup Amin menjadi cerminan dari banyak remaja di luar sana yang harus berjuang keras untuk bertahan hidup. Di tengah keterbatasan, semangat dan kegigihan Amin patut diapresiasi.
Author: Mar’atus Sholiha








