Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 23 April 2026

5 Peristiwa Seni dan Budaya Terpopuler Sepanjang 2024

Portalarjuna.net, Pasuruan – Tahun 2024 menjadi saksi berbagai momen penting dalam dunia seni dan budaya Indonesia. Dari peresmian Kementerian Kebudayaan hingga pencapaian internasional melalui pengakuan warisan budaya takbenda oleh UNESCO, berikut lima peristiwa seni budaya paling berpengaruh tahun ini, Dikutip dari laporan detik.com:

1. Kementerian Kebudayaan Resmi Berdiri
Sejarah baru tercipta pada 20 Oktober 2024 ketika Kementerian Kebudayaan resmi dibentuk, menyusul pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Fadli Zon diangkat sebagai Menteri Kebudayaan pertama, dengan Giring Ganesha sebagai wakilnya.

Langkah ini menjadi tonggak penting setelah Indonesia merdeka selama 96 tahun. Logo resmi Kementerian Kebudayaan diperkenalkan pada 13 Desember 2024, hasil dari sayembara nasional.

Menteri Fadli Zon mengusung berbagai gagasan progresif, termasuk Omnibus Law Kebudayaan, peningkatan royalti musisi, dan upaya repatriasi artefak budaya.

2. Polemik Pameran Lukisan Yos Suprapto
Pameran tunggal seniman Yos Suprapto di Galeri Nasional Indonesia, yang semula dijadwalkan dibuka pada 19 Desember 2024, akhirnya dibatalkan. Kontroversi muncul setelah lima lukisan dalam koleksi yang menampilkan potret mirip Jokowi dianggap bermasalah.

Kurator Suwarno Wisetrotomo mengundurkan diri, dan pameran bertajuk Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan dengan 30 karya lukisan batal dilaksanakan. Yos Suprapto akhirnya mengambil kembali seluruh karyanya setelah mengakses ruang pamer di Gedung A Galeri Nasional.

3. Warisan Budaya Indonesia Mendapat Pengakuan UNESCO
Pada Desember 2024, Indonesia mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam sidang UNESCO di Uruguay pada 3 Desember, Reog Ponorogo resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda.

Keesokan harinya, kebaya juga mendapat pengakuan sebagai warisan budaya bersama Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Tidak berhenti di situ, pada 5 Desember, alat musik tradisional kolintang dari Minahasa, Sulawesi Utara, juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda.

4. Museum Nasional Indonesia Kembali Dibuka
Setelah satu tahun tutup akibat kebakaran, Museum Nasional Indonesia (MNI) kembali menyambut pengunjung pada 15 Oktober 2024. Selain merevitalisasi fasilitasnya, MNI berkomitmen membangun ekosistem museum yang lebih relevan bagi generasi muda, termasuk melalui inisiatif digitalisasi.

5. Jakarta Biennale 2024: Merayakan Setengah Abad
Jakarta Biennale, ajang seni rupa kontemporer terbesar di Indonesia, mencapai momentum ke-50 pada tahun ini. Dengan metode lumbung, perhelatan ini menggandeng 20 kolektif seni dari seluruh Indonesia. Uniknya, Jakarta Biennale 2024 tidak mengusung tema maupun kurator, memberikan ruang lebih luas bagi para seniman untuk berekspresi.

(Artikel ini dikutip dari laporan detik.com.)

Author: M.Panji Gemilang

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial