Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 23 April 2026

Begadang: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan dan Kecantikan Kulit!

Portalarjuna.net, Purwosari – Kebiasaan begadang, terutama di tengah malam hingga dini hari, telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Entah karena tuntutan pekerjaan, kesibukan kuliah, atau sekadar ingin menikmati waktu luang dengan maraton menonton film, begadang seringkali dianggap sepele. Padahal, kebiasaan ini menyimpan ancaman serius bagi kesehatan, terutama kulit.

Begadang mengganggu siklus alami tubuh, termasuk produksi hormon. Kurang tidur membuat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah berlebihan. Hormon ini memicu peradangan dan meningkatkan produksi minyak pada kulit, sehingga memicu munculnya jerawat dan masalah kulit lainnya.

Selain itu, begadang juga melemahkan sistem imun. Tubuh yang kurang istirahat akan kesulitan melawan infeksi dan penyakit, sehingga lebih mudah jatuh sakit. Kualitas tidur yang buruk juga dapat mengganggu fungsi otak, menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, penurunan daya ingat, dan bahkan depresi.

“Tidak hanya kulit kusam dan beruntusan, akibat begadang yang terlalu dipaksakan juga menyebabkan vertigo.” Ucap Afandi, salah satu murid SMK Darut Taqwa (26/12/24)

Dampak Begadang terhadap Kulit

Kulit adalah organ terbesar tubuh yang sangat sensitif terhadap perubahan gaya hidup. Begadang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti:

Peningkatan produksi minyak akibat hormon kortisol yang berlebihan menyumbat pori-pori dan memicu tumbuhnya jerawat. Begadang membuat pembuluh darah di bawah mata melebar, sehingga muncul lingkaran hitam. Kurang tidur mempercepat proses penuaan kulit, menyebabkan munculnya kerutan dan garis halus. Kurang tidur mempercepat proses penuaan kulit, menyebabkan munculnya kerutan dan garis halus.

Begadang adalah kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan, terutama kulit. Untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Jika Anda mengalami masalah tidur yang serius, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Author : Chusnul Nisa

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial