Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 2 Mei 2026

FKUB Pasuruan dan Universitas Yudharta Tingkatkan Moderasi Beragama di Desa Ngadiwono

Portalarjuna.net, Pasuruan– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasuruan bersama Universitas Yudharta Pasuruan menggelar kegiatan peningkatan kerukunan dan moderasi beragama di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, pada 4-5 Desember 2024. Desa yang dikenal sebagai “Kampung Sadar Kerukunan” ini menjadi lokasi strategis untuk memperkuat toleransi antarumat beragama (5/12/24).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Ngadiwono tersebut melibatkan berbagai tokoh, termasuk Ketua FKUB Kabupaten Pasuruan, Kepala Pusat Religius Pluralistik Universitas Yudharta Pasuruan, serta dosen dan mahasiswa Universitas Katolik Ruteng. Perwakilan dari Pondok Pesantren Ngalah, Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta, Camat Tosari, Kepala Desa Ngadiwono, serta tokoh masyarakat dan agama setempat juga turut hadir.

Ketua FKUB Pasuruan menekankan pentingnya moderasi beragama untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Hal senada disampaikan Kepala Pusat Religius Pluralistik Universitas Yudharta yang menegaskan perlunya saling menghormati dan memahami perbedaan.

Kepala Desa Ngadiwono, Atim Priyono, menegaskan bahwa kerukunan merupakan identitas masyarakat desa. “Kerukunan adalah jiwa Desa Ngadiwono, yang harus terus dirawat demi masyarakat yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Fransiska Widyawati, M.Hum, dosen Universitas Katolik Ruteng, menyoroti peran adat dan budaya lokal dalam memperkuat kerukunan sosial. Ia menyebut bahwa pelestarian seni dan tradisi menjadi kunci keharmonisan masyarakat.

Dengan kegiatan ini, Desa Ngadiwono diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Pasuruan dalam membangun masyarakat inklusif yang mengedepankan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Author: Aisyah Ummul Mukminin

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial