Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 30 April 2026

Jokowi Tanggapi Lukisan Yos Suprato dengan Nada Santai

Portalarjuna.net, Pasuruan – Presiden Joko Widodo menanggapi isu pembatalan pameran lukisan karya Yos Suprapto yang disebut-sebut mengkritik pemerintah. Dalam pernyataannya, Jokowi menyebut bahwa dirinya merasa biasa saja terhadap lukisan tersebut dan menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari kehidupan di negara demokrasi, dilansir dari CNN INDONESIA.

“Seni adalah bentuk kebebasan berekspresi. Kita ini biasa saja. Sudah sering menerima kritik, apalagi melalui seni seperti itu,” ujar Presiden Jokowi dalam wawancara singkat, Jumat (27/12/2024). Jokowi juga menyampaikan bahwa ia tidak mempermasalahkan jika pameran lukisan itu kembali digelar.

Pameran lukisan Yos Suprapto awalnya dijadwalkan berlangsung di Jakarta, namun batal digelar setelah kabar bahwa karya-karya tersebut dianggap mengandung kritik sosial. Pembatalan ini menimbulkan beragam respons dari masyarakat, termasuk dukungan terhadap kebebasan berekspresi seniman.

Pengamat seni budaya menilai pernyataan Presiden sebagai bentuk dukungan terhadap seni dan kebebasan berekspresi. “Ini menunjukkan bahwa seni memiliki ruang untuk mengkritik dan menginspirasi di negara demokrasi,” ujar salah satu pengamat seni dari Institut Seni Indonesia.

Meskipun pameran batal digelar, karya-karya Yos Suprapto tetap menuai perhatian publik. Lukisan-lukisan tersebut dianggap memiliki pesan mendalam terkait isu sosial dan politik di Indonesia.

Melalui pernyataan ini, Presiden Jokowi mengirimkan pesan kuat bahwa seni adalah salah satu medium penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa rasa takut.

Author: Hikmah Cahyo S.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial