Portalarjuna.net – Penerapan sistem non-tunai atau cashless di Bendungan Lahor, Malang, pada Kamis sore (26/12/24) berujung pada kemacetan panjang dari arah Malang menuju Blitar. Kemacetan diduga disebabkan oleh belum beradaptasinya pengendara dengan sistem pembayaran baru yang diterapkan.
Akun Instagram malangraya_info mengunggah video yang menunjukkan antrean kendaraan yang membentang panjang di Bendungan Lahor. Video tersebut diunggah oleh akun abraham_reyval dan telah mendapat banyak komentar dari pengguna Instagram.
“Lewat jembatan kon bayar ,,ya opo koyo suramadu gratis ooooo ala emboh negri ku KONOHA,” tulis salah satu pengguna Instagram.
“Kalau warga situ gimana ? yang mau ngarit,atau ke sodara nya yang cm berjarak beberapa RT atau aah sudah lah,” tulis pengguna lainnya.
Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa banyak pengguna Instagram yang mempertanyakan kesiapan masyarakat dalam menghadapi sistem non-tunai dan dampaknya terhadap masyarakat.
“Bukan hanya karena non tunainya, tp loketnya hanya 1” tulis salah satu pengguna Instagram.
“Imbas ketidak siapan masyarakat,” tulis pengguna lainnya.
“Orapopo sedino rong dino macet,” tulis pengguna lainnya.
Salah satu pengendara yang terjebak dalam kemacetan, Bapak Supriyanto, mengungkapkan kekecewaannya. “Saya tidak tahu kalau sekarang harus bayar pakai aplikasi. Saya tidak punya aplikasi itu. Saya terpaksa harus putar balik,” ujar Bapak Supriyanto.
“Harusnya ada sosialisasi yang lebih baik sebelum menerapkan sistem ini. Banyak warga yang tidak tahu dan tidak siap,” tambah Bapak Supriyanto.
Author : Afina Salsabila Firandria









