Portalarjuna.net, Pasuruan – Sebuah acara pernikahan yang seharusnya menjadi hari penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam. Seorang pengantin wanita tiba-tiba jatuh pingsan setelah prosesi ijab kabul dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Kejadian ini menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @tasyaanglna. Dalam unggahan tersebut, terlihat prosesi ijab kabul yang berlangsung dengan khidmat. Setelah sah menjadi pasangan suami istri, pengantin wanita yang mengenakan kebaya putih dan siger Sunda mencium tangan suaminya sebagai tanda penghormatan.
Setelah ijab kabul, pasangan pengantin melanjutkan prosesi sungkeman kepada orang tua mereka di pelaminan. Momen penuh haru ini diwarnai dengan air mata dari kedua belah pihak. Usai sungkeman, pengantin dan keluarga menerima ucapan selamat dari tamu yang hadir. Pengantin pria terlihat berdiri menyambut tamu, sementara pengantin wanita duduk di pelaminan. Namun, suasana berubah drastis saat pengantin wanita tiba-tiba tak sadarkan diri dan dibawa ke dalam rumah oleh anggota keluarga.
Kabar duka menyelimuti acara tersebut ketika pengantin wanita dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini membuat panik para tamu undangan, yang kemudian bersama-sama membantu proses pemakaman.
“Suasana bahagia berubah menjadi duka. Janur kuning kini berganti menjadi bendera kuning. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kebahagiaan dan kesedihan benar-benar bercampur. Manusia hanya bisa berencana, tetapi Allah yang menentukan segalanya. Jika sudah ditetapkan ‘Kun Fayakun,’ maka apa pun akan terjadi sesuai kehendak-Nya. Semua makhluk akan kembali kepada Sang Pencipta, tanpa tahu kapan waktunya tiba,” tulis @tasyaanglna.
Pengantin wanita diketahui bernama Rika Amiyana. Unggahan tersebut diiringi dengan ungkapan duka mendalam dari sang pengunggah, yang juga bertugas sebagai pembawa acara dalam pernikahan itu.
“Orang tua sangat menyayangimu, Mbak Rika, tetapi Allah lebih sayang padamu. Ternyata prosesi sungkeman hari ini adalah pelukan dan ciuman terakhir untuk orang tuamu. Setelah diantarkan ke pelaminan, ternyata dirimu juga diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir,” tulisnya.
Tasya, yang merupakan pemandu acara, terus mengirimkan doa untuk almarhumah dan keluarganya.
“Hari ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya, karena memandu akad nikah almarhumah. Husnul khatimah, Mbak. Semoga bahagia di tempat terbaik, tanpa rasa sakit lagi. Al-Fatihah untuk Mbak Rika Amiyana binti Hi. Paiman,” ujarnya.
“Kayaknya karena kelelahan atau stres, biasanya pengantin kurang makan dan terlalu sibuk. Semoga husnul khatimah dan diterima amal ibadahnya,” tulis seorang warganet.
Menanggapi berbagai spekulasi, Tasya menjelaskan bahwa pengantin wanita sudah memiliki riwayat penyakit gagal jantung. Ia juga menyebutkan bahwa sebelum acara, almarhumah sempat mengalami pembengkakan tangan akibat suntikan tetanus.
“Bukan karena kelelahan, tetapi memang sudah memiliki riwayat gagal jantung sebelumnya,” tulisnya menjawab komentar.
Tasya juga mengonfirmasi bahwa acara tersebut berlangsung di Tanggamus, Lampung.
“Saya yang menjadi MC di acara itu. Keluarga menyampaikan bahwa almarhumah memang sudah memiliki riwayat gagal jantung. Sebelumnya, ia juga sempat mengalami pembengkakan tangan setelah suntikan tetanus,” jelas Tasya
Author : Khoirotun Nisa’









