Portalarjuna.net, Purwosari, Pondok Pesantren Ngalah – Tashih akhir Amtsilati tahun ini berhasil dilaksanakan dengan penuh semangat dan komitmen untuk meningkatkan kualitas santri. Farel, selaku ketua panitia, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mendorong para santri agar lebih mendalami ilmu alat serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi pesantren, masyarakat, dan bangsa.
“Sebagai ketua panitia, tanggung jawab saya adalah mengatur, mengawasi, memimpin, dan memandu jalannya acara. Tahun ini, kami menitikberatkan pada peningkatan kualitas dengan memperketat persyaratan ujian dan menetapkan kriteria penilaian yang lebih tinggi,” ujar Farel dalam wawancara.
Panitia acara diambil dari perwakilan setiap PJ Amtsilati di asrama dan kepengurusan pusat. Persiapan teknis tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun ada peningkatan dalam efisiensi berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya. Mekanisme tashih mencakup tiga kategori utama, yaitu Qoidah Amtsilati, Shorfiyah, dan Sorogan, dengan KKM minimal sebesar 85%.
“Kami hanya menghitung kesalahan peserta untuk menentukan nilai. Nilai akhir dikalkulasikan dari rata-rata tiga kategori ujian tersebut,” jelasnya.
Untuk penguji, panitia melibatkan alumni Amtsilati yang telah berkontribusi besar dalam pengembangan metode ini. Dengan demikian, kompetensi penguji sudah tidak diragukan lagi.
Farel mengakui adanya tantangan dalam koordinasi panitia, terutama karena tidak semua panitia diperbolehkan menggunakan telepon genggam. Kondisi ini memaksa panitia untuk melakukan banyak pertemuan langsung. Selain itu, persiapan peserta juga menjadi tantangan, mengingat fokus tahun ini adalah pada kualitas yang membuat ujian terasa lebih berat.
Hasil tashih menunjukkan banyak perkembangan positif pada kemampuan santri. “Kami berharap ini memberikan dampak yang baik, tidak hanya untuk santri secara individu, tetapi juga untuk pesantren. Kami ingin membangun semangat mereka agar terus belajar dan berkembang demi mengharumkan nama pesantren, guru, dan orang tua,” kata Farel.
Ia juga memberikan motivasi kepada santri: “Jangan jadikan hasil tashih sebagai patokan keberhasilan. Perjalanan kalian masih panjang. Jadilah santri yang membawa manfaat dan keberkahan ilmunya untuk masyarakat.”
Dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan semangat belajar, tashih akhir Amtsilati tahun ini membuktikan bahwa santri Pondok Pesantren Ngalah siap menghadapi tantangan masa depan dengan ilmu dan akhlak yang mumpuni.
Author : Muhammad Rudi










