Portalarjuna.net – Senja sering kali dianggap sebagai momen indah yang penuh romantisme. Namun, bagi sebagian orang, saat matahari mulai tenggelam justru memicu perasaan cemas yang tak bisa dijelaskan. Fenomena ini dikenal dengan istilah “sunset anxiety.” Apa sebenarnya yang terjadi, dan mengapa senja yang begitu memesona bagi banyak orang justru menjadi sumber kecemasan bagi sebagian lainnya?
Apa Itu Sunset Anxiety?
Sunset anxiety merupakan kondisi di mana seseorang merasa cemas atau gelisah saat sore menjelang malam. Fenomena ini belum resmi diakui dalam kategori gangguan mental menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5). Namun, berdasarkan beberapa penelitian, kecemasan yang muncul di waktu senja bisa dikaitkan dengan gangguan ritme sirkadian, yaitu siklus biologis tubuh yang mengatur pola tidur dan bangun.
Menurut artikel yang dimuat di Nature, gangguan pada ritme sirkadian dapat memengaruhi suasana hati dan memicu kecemasan. “Perubahan cahaya alami yang terjadi saat matahari terbenam dapat memengaruhi produksi hormon seperti melatonin, yang berperan penting dalam pola tidur. Ketidakseimbangan hormon ini dapat memicu perasaan cemas,” ungkap penelitian tersebut.
Penyebab dan Gejala
Fenomena ini sering dipicu oleh berbagai faktor, seperti stres, kurangnya paparan sinar matahari di siang hari, hingga kekhawatiran berlebih menjelang malam. Beberapa gejala yang sering dialami antara lain:
• Perasaan gelisah atau takut yang tiba-tiba muncul saat sore menjelang malam.
• Pikiran negatif yang sulit dikendalikan.
• Gangguan tidur, seperti sulit memulai tidur di malam hari.
Psikolog klinis Dr. Amelia Kartika mengatakan, “Fenomena ini sering kali terjadi pada orang yang memiliki kecemasan umum atau mereka yang berada di fase kehidupan penuh tekanan. Senja menjadi pengingat akhir hari, yang kadang diartikan sebagai waktu untuk refleksi atau evaluasi diri.”
Cara Mengatasi Sunset Anxiety
Jika kamu merasa pernah atau sering mengalami sunset anxiety, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakannya:
1. Manfaatkan Sinar Matahari di Siang Hari: Pastikan tubuh mendapatkan cukup paparan sinar matahari untuk membantu menjaga ritme sirkadian tetap seimbang.
2. Lakukan Aktivitas Relaksasi: Meditasi, yoga, atau sekadar mendengarkan musik yang menenangkan bisa membantu mengurangi rasa cemas.
3. Atur Pencahayaan di Rumah: Gunakan lampu dengan pencahayaan lembut di sore hari untuk membantu transisi tubuh ke malam hari secara perlahan.
4. Cari Dukungan: Jangan ragu untuk bercerita kepada orang terdekat atau profesional jika perasaan cemas semakin mengganggu.
Sunset Tidak Selalu Gelap
Meskipun sunset anxiety dapat memengaruhi kualitas hidup, memahami dan mengelola kondisi ini bisa menjadi langkah awal untuk berdamai dengan senja. Bagi mereka yang sering mengalami kecemasan ini, mungkin perlu diingat bahwa senja hanyalah transisi menuju malam, dan setiap malam selalu membawa harapan untuk pagi yang baru.
Jadi, bagaimana kamu memaknai senja hari ini? Apakah ia membawa ketenangan, atau justru menjadi momen untuk lebih memahami diri sendiri? Bagaimanapun juga, setiap orang punya cara masing-masing untuk berdamai dengan waktu.
Autho: Hikmah Cahyo S.





