Portalarjuna.net, Pasuruan – DBD masih mengancam kesehatan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronik. Virus dengue dari gigitan nyamuk Aedes aegypti bisa menyebabkan komplikasi berat bahkan kematian jika tidak segera dikenali.
Siapa yang Berisiko?
Semua orang bisa terinfeksi DBD, tetapi beberapa kelompok lebih rentan mengalami komplikasi. Mereka adalah:
– Anak-anak dan Balita: Sistem kekebalan tubuh yang belum matang membuat mereka rentan terhadap infeksi dengue.
– Lansia: Daya tahan tubuh yang lemah membuat infeksi dengue lebih sulit ditangani.
– Ibu Hamil: DBD bisa memicu perdarahan dan komplikasi pada janin.
– Penderita Penyakit Kronis: Penyakit seperti ginjal, liver, dan diabetes membuat mereka lebih mudah mengalami komplikasi berat.
Penanganan DBD pada Ibu Hamil
Dokter penyakit dalam dan spesialis kebidanan harus bekerja sama untuk menangani DBD pada ibu hamil. Setiap trimester kehamilan memiliki tantangan medis berbeda.
Kenali Gejala Awal
Penting untuk mengenali gejala awal DBD dan memeriksakan diri ke dokter jika mengalami demam tinggi, muntah, atau perdarahan. Dengan penanganan yang tepat, kita bisa mengurangi risiko komplikasi DBD.








