Pasuruan, Jawa Timur
Jumat, 24 Juli 2026

Mahasiswa KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan Ikuti Ziarah Makam Leluhur, Awali Rangkaian Selamatan Desa Wonorejo

Portalarjuna.net, Malang – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) Desa Wonorejo mengikuti ziarah makam leluhur sebagai pembuka rangkaian Selamatan Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (10/7/2026).

Mbah Taji Pribowo memimpin prosesi ziarah yang dihadiri Kepala Desa Wonorejo Kasemin, perangkat desa, tokoh masyarakat, warga, serta mahasiswa KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur desa.

Masyarakat Desa Wonorejo menjadikan ziarah makam leluhur sebagai tradisi turun-temurun dalam setiap penyelenggaraan selamatan desa. Tradisi ini mengingatkan generasi muda akan jasa para pendiri desa sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Mahasiswa KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan turut berpartisipasi selama prosesi berlangsung. Mereka membantu dokumentasi kegiatan, berbaur dengan warga, serta mempelajari tradisi yang masih dijaga hingga sekarang. Kehadiran mahasiswa juga menjadi bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Selamatan Desa Wonorejo merupakan agenda tahunan yang mempertemukan masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai unsur lainnya. Melalui kegiatan ini, warga memanjatkan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran bagi Desa Wonorejo.

Kepala Desa Wonorejo, Kasemin, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga tradisi yang telah diwariskan para leluhur. Menurutnya, selamatan desa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan melestarikan budaya lokal.

Partisipasi mahasiswa KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan menunjukkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga memahami nilai sosial, budaya, dan gotong royong yang tumbuh di Desa Wonorejo.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial