PortalArjuna.Net, Pasuruan – Mahasiswa KKN Kolaboratif ASPIKOM 2026 menggelar sosialisasi Content Creator Desa Padakaya sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi desa wisata melalui pemanfaatan media digital. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (5/8/2026) pukul 18.30 WIB di Balai Dusun Desa Padakaya, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dan diikuti oleh sejumlah pemuda desa.
Sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN Kolaboratif ASPIKOM 2026 yang bertujuan mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Desa Padakaya. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak melihat bahwa konten digital tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga dapat berperan sebagai alat promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.
Dalam penyampaiannya, pemateri utama, Bapak M. Rifa’i, M.I.Kom., menjelaskan pentingnya kemampuan membuat konten kreatif yang informatif, menarik, dan mampu membangun citra positif desa di ruang digital. Menurutnya, perkembangan media sosial membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengenalkan potensi daerah secara mandiri tanpa harus bergantung pada promosi konvensional.
Desa Padakaya sendiri memiliki kekayaan alam dan sektor pertanian yang melimpah. Salah satu komoditas unggulannya adalah kentang merah yang menjadi hasil pertanian andalan masyarakat setempat. Potensi tersebut dinilai memiliki nilai jual yang tinggi apabila dikemas dalam bentuk konten kreatif dan dipublikasikan secara konsisten melalui berbagai platform media sosial.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Panitia KKN Kolaboratif ASPIKOM 2026, Bapak Zainul Awhan, S.Sos., M.I.Kom., serta Kepala Dusun Padakaya, Bapak Sugiantoro. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital dan pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.
Kepala Dusun Padakaya, Bapak Sugiantoro, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran generasi muda untuk lebih aktif memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi potensi pertanian, budaya, maupun wisata yang dimiliki desa.
Author: Putri Rissyafni









