Pasuruan, Jawa Timur
Rabu, 12 Agustus 2026

Rombongan 50 Orang dari Surabaya Kunjungi Kebun Raya Purwodadi, Soroti Layanan Shuttle Bus

Portalarjuna.net., PURWODADI – Rombongan sekitar 50 orang dari komunitas Tadur Surabaya Hebat dan Lansia RW 3 Agritirto Surabaya mengunjungi Kebun Raya Purwodadi, Rabu (12/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan rutin bulanan yang diisi dengan senam, lomba, dan berkeliling kawasan kebun raya.

Ketua RW 3 Agritirto Surabaya, Weni, mengatakan rombongannya rutin mengadakan kegiatan di luar lokasi setiap bulan. Setelah mengunjungi Kebun Raya Purwodadi, rombongan tersebut berencana melanjutkan perjalanan menuju Cimory.

“Kita kan senamnya setiap bulan, ada di lokasi kita, keluar. Habis ini kita ke Purwodadi, habis itu kita ke Cimory,” ujar Weni saat ditemui di Kebun Raya Purwodadi.

Kebun Raya Purwodadi Jadi Pilihan untuk Kegiatan Rombongan

Weni menjelaskan bahwa rombongannya memilih Kebun Raya Purwodadi karena kawasan tersebut memiliki banyak koleksi tanaman dan menawarkan suasana yang sejuk.

“Tanamannya banyak, jadi dingin,” kata Weni.

Setibanya di lokasi, para peserta mengikuti kegiatan senam dan lomba. Mereka kemudian menikmati kawasan Kebun Raya Purwodadi dengan berkeliling sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota rombongan untuk berkumpul dan menikmati suasana ruang terbuka di tengah rutinitas mereka.

Namun, kunjungan tersebut juga menghadirkan sejumlah catatan dari rombongan, terutama mengenai layanan shuttle bus yang mereka gunakan selama berada di kawasan Kebun Raya Purwodadi.

Weni mengaku sebelumnya telah melakukan survei dan menanyakan fasilitas shuttle bus untuk rombongan yang berjumlah sekitar 50 orang. Ia berharap informasi mengenai ketersediaan fasilitas bagi rombongan dapat tersampaikan secara jelas sejak awal.

“Kalau mau ada tamu datang, harusnya dari mulai pertama itu sudah diatur dengan enak,” ujar Weni.

Visitor Center Jelaskan Kondisi Operasional Shuttle Bus

Menanggapi hal tersebut, petugas Visitor Center Kebun Raya Purwodadi menjelaskan bahwa operasional shuttle bus pada hari biasa atau weekday menyesuaikan ketersediaan tenaga pengemudi.

Petugas mengatakan satu shuttle bus dapat beroperasi ketika hanya tersedia satu pengemudi. Sementara itu, pengelola membutuhkan dua pengemudi apabila ingin menjalankan dua shuttle bus secara bersamaan.

“Kalau manpower-nya tidak ada, shuttlenya cuma bisa jalan satu. Kalau ada dua driver, baru bisa dua shuttle,” jelas petugas Visitor Center.

Petugas juga menjelaskan kondisi tersebut kepada pengunjung saat berada di lokasi. Perbedaan harapan mengenai jumlah shuttle bus kemudian menjadi salah satu hal yang memengaruhi pengalaman rombongan selama kunjungan.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi antara pengelola dan rombongan, terutama ketika pengunjung datang dalam jumlah besar. Informasi mengenai fasilitas, ketentuan layanan, serta kondisi operasional dapat membantu pengunjung menyesuaikan rencana kunjungan.

Meski menyampaikan catatan mengenai layanan shuttle bus, rombongan Tadur Surabaya Hebat dan Lansia RW 3 tetap mengikuti rangkaian kegiatan selama berada di Kebun Raya Purwodadi. Mereka mengikuti senam, lomba, dan berkeliling kawasan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cimory.

Kunjungan rombongan dari Surabaya tersebut turut menunjukkan bahwa Kebun Raya Purwodadi menjadi salah satu pilihan masyarakat luar daerah untuk melakukan kegiatan bersama sekaligus menikmati suasana ruang terbuka.

 

Author: Putri Lailatul Ramadhani

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial