Pasuruan, Jawa Timur
Jumat, 7 Agustus 2026

Tak Sekadar Tempat Bertanya, Visitor Center Kebun Raya Purwodadi Layani Informasi hingga Reservasi Kegiatan

Portalarjuna.net., PURWODADI – Bagi sebagian pengunjung, Visitor Center mungkin hanya dikenal sebagai tempat untuk bertanya mengenai lokasi atau membeli informasi seputar kunjungan. Padahal, Visitor Center Kebun Raya Purwodadi memiliki peran yang lebih luas, mulai dari memberikan layanan informasi, melayani reservasi kegiatan, hingga membantu pengunjung yang mengalami kendala selama berada di kawasan kebun raya.

Menurut Martha, petugas Visitor Center Kebun Raya Purwodadi, pelayanan kepada pengunjung menjadi tugas utama yang dijalankan setiap hari. Selain memberikan informasi mengenai kawasan Kebun Raya Purwodadi, petugas juga melayani berbagai kebutuhan pengunjung yang ingin menyelenggarakan kegiatan di area kebun.

“Tugas utama kami adalah pelayanan atau customer service. Kami melayani pengunjung yang ingin mengetahui informasi tentang kebun, termasuk melayani reservasi kegiatan seperti gathering maupun outbound,” ujar Martha saat diwawancarai, Kamis (7/8).

Selain melayani reservasi, Visitor Center juga menjadi tempat pertama yang didatangi pengunjung ketika membutuhkan informasi mengenai tarif tiket masuk maupun persyaratan pelaksanaan kegiatan di Kebun Raya Purwodadi.

“Yang paling sering ditanyakan biasanya terkait tarif tiket masuk, kemudian persyaratan kalau ingin mengadakan kegiatan di sini. Jadi, sebagian besar masih seputar informasi yang ada di Kebun Raya Purwodadi,” jelasnya.

Keluhan Kendaraan Masih Menjadi Pertanyaan Pengunjung

Dalam memberikan pelayanan, petugas Visitor Center juga menerima berbagai masukan dan keluhan dari pengunjung. Martha mengatakan, pertanyaan mengenai larangan kendaraan pribadi memasuki area kebun masih menjadi keluhan yang paling sering disampaikan.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah diberlakukan sejak tahun 2020 sebagai bagian dari aturan operasional Kebun Raya Purwodadi.

“Salah satu keluhan yang paling sering kami terima adalah kendaraan pribadi yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam area kebun. Aturan itu sudah berlaku sejak tahun 2020,” ungkapnya.

Meski demikian, pengunjung yang membawa lansia, bayi, maupun ibu hamil tetap mendapatkan kemudahan. Petugas akan mengarahkan kendaraan untuk melakukan drop off di area tertentu sebelum kembali ke tempat parkir.

“Kalau membawa lansia, bayi, atau ibu hamil, kendaraan tetap boleh masuk untuk menurunkan penumpang. Setelah itu mobil kembali ke area parkir dan tidak diperbolehkan berkeliling di dalam kebun,” jelas Martha.

Mengutamakan Kenyamanan Pengunjung

Martha mengakui bahwa akhir pekan menjadi waktu yang cukup menantang bagi petugas karena jumlah pengunjung meningkat. Salah satu tantangan terbesar adalah memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai kebijakan kendaraan yang tidak dapat masuk ke dalam kawasan.

Di sisi lain, aturan tersebut dinilai memberikan dampak positif karena membantu menjaga kualitas lingkungan di kawasan Kebun Raya Purwodadi dengan mengurangi polusi dari kendaraan bermotor.

Menutup wawancara, Martha berharap seluruh pengunjung dapat ikut menjaga kelestarian kawasan Kebun Raya Purwodadi.

“Harapan kami, semoga pengunjung bisa lebih menyayangi kebun,” tutupnya.

Melalui pelayanan informasi, bantuan kepada pengunjung, serta penyampaian informasi yang jelas, Visitor Center Kebun Raya Purwodadi berperan dalam mendukung kenyamanan pengunjung selama menikmati kawasan konservasi tersebut.

 

Author: Putri Lailatul Ramadhani

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial