Portalarjuna.net, Pasuruan, 28 Juli 2026 – Upaya meningkatkan aspek keselamatan di kawasan wisata Grojokan 5 terus dilakukan. Mahasiswa KKN Kelompok 06 Universitas Yudharta Pasuruan menghadirkan inovasi berupa sensor banjir pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang diresmikan pada Selasa (28/7/2026) di kawasan wisata Grojokan 5, Desa Ngembe, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap potensi risiko banjir yang dapat terjadi akibat meningkatnya debit air di sekitar kawasan wisata. Sensor yang dipasang mampu memantau kondisi ketinggian air secara real-time dan memberikan peringatan dini apabila debit air mencapai batas yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem tersebut, pengelola wisata diharapkan dapat mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya serta meningkatkan keamanan pengunjung.
Pelaksanaan program mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Ngembe dan pengelola wisata karena dinilai menjadi inovasi yang bermanfaat dalam mendukung pengelolaan destinasi wisata yang lebih aman dan modern. Selain menjadi solusi terhadap permasalahan keselamatan, penerapan teknologi IoT ini juga diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi tepat guna di tingkat desa.
Melalui program kerja ini, Mahasiswa KKN Kelompok 06 berharap keberadaan sensor banjir pintar tidak hanya meningkatkan rasa aman bagi wisatawan, tetapi juga mendorong pengembangan Wisata Grojokan 5 sebagai destinasi yang mengedepankan aspek keselamatan, inovasi, dan keberlanjutan.
Author : Tim KKN Kelompok 6 Desa Ngembe




