Portalarjuna.net, Pasuruan — Final turnamen sepak bola Bupati Pasuruan Cup 2026 antara Kejayan FC dan Kraton FC di Lapangan Plumbon, Pandaan, Selasa (29/9/2026), berakhir ricuh. Dilansir dari detikJatim, kericuhan terjadi setelah pertandingan selesai dan diwarnai aksi pencopotan pagar besi pembatas lapangan oleh sejumlah penonton.
Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Memasuki babak kedua, Kejayan FC mencetak gol pada menit ke-55. Keunggulan 1-0 bertahan hingga peluit panjang dan memastikan Kejayan FC menjadi juara.
Setelah pertandingan berakhir, sejumlah penonton masuk ke lapangan. Situasi kemudian memanas dengan aksi saling lempar batu dan kembang api. Seorang panitia mengalami luka di bagian pelipis akibat terkena lemparan batu dan mendapat perawatan.
Kondisi lapangan yang belum kondusif membuat panitia menunda penyerahan piala dan hadiah. Penyerahan piala dan hadiah direncanakan berlangsung bersamaan dengan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Di tengah kericuhan, sejumlah penonton terlihat mencopot dan membawa pagar besi pembatas lapangan. Aksi tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Hingga berita ini diterbitkan, identitas serta asal para pelaku belum diketahui.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyebut ketegangan antarsuporter terjadi setelah pertandingan dan situasi kemudian kembali kondusif. Pemkab juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan serta masyarakat yang membantu menjaga jalannya pertandingan.
Author: Duwiki Ahmad Darmawan





