Portalarjuna.net, Purwosari — Papermob mahasiswa baru kembali hadir dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru di Universitas Yudharta Pasuruan. Sebanyak sekitar 630 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut dengan membentuk berbagai formasi visual yang menampilkan kerja sama dan kekompakan antar peserta.
Latar Belakang Papermob Mahasiswa Baru
Ketua Pelaksana Papermob mahasiswa baru, A. Fakhris Shobirin, menjelaskan bahwa panitia menghadirkan kegiatan ini untuk memberikan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru.
“Kami ingin menyajikan kegiatan yang tidak hanya seru, tetapi juga memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, dan kebanggaan terhadap kampus sejak hari pertama mereka bergabung,” ujar Fakhris.
Ia mengatakan Papermob sebelumnya pernah dilaksanakan, tetapi sempat vakum selama tiga tahun. Tahun ini, panitia kembali menghadirkan kegiatan tersebut karena melihat potensi mahasiswa baru untuk membuat aksi kolaboratif dalam skala besar.
Papermob mahasiswa baru memiliki tiga tujuan utama, yaitu membangun soliditas antar mahasiswa baru, menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampus, serta menunjukkan kreativitas angkatan baru.
Persiapan dan Tantangan Panitia
Panitia mempersiapkan Papermob mahasiswa baru selama kurang lebih satu bulan. Persiapan tersebut mencakup penyusunan konsep, pembuatan formasi, penyusunan grid mapping, pengadaan perlengkapan, pelatihan fasilitator, hingga simulasi sebelum hari pelaksanaan.
CO Acara Papermob menjelaskan bahwa panitia mempertimbangkan jumlah peserta, luas area, tingkat kesulitan, serta pesan yang ingin disampaikan saat menentukan formasi.
“Formasi harus dibuat seefektif mungkin supaya bisa dipahami mahasiswa baru dalam waktu latihan yang tersedia. Jadi bukan hanya soal bentuknya bagus, tetapi juga harus realistis untuk dilakukan,” jelasnya.
Dalam proses pelaksanaan, panitia menghadapi beberapa tantangan, terutama saat mengatur peserta dalam jumlah besar. Kesalahan satu peserta dapat memengaruhi keseluruhan bentuk formasi.
Panitia mengatasi kendala tersebut dengan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok dan memberikan pendampingan melalui instruktur lapangan. Sistem koordinasi tersebut membantu mahasiswa baru memahami posisi dan gerakan yang harus dilakukan.
Antusiasme Mahasiswa Baru Mengikuti Papermob
Mahasiswa baru menunjukkan antusiasme selama mengikuti rangkaian latihan hingga pelaksanaan Papermob. Alifah Putri Asyiroh, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, mengaku awalnya merasa penasaran ketika mengetahui adanya kegiatan tersebut.
“Saya merasa senang, antusias, dan sedikit tegang juga karena harus mengikuti arahan dan gerakan dengan tepat. Tetapi setelah menjalaninya bersama teman-teman, suasananya menjadi lebih seru dan menyenangkan,” kata Alifah.
Menurut Alifah, proses latihan memang membutuhkan usaha karena peserta harus menghafalkan gerakan dan menyesuaikan posisi dengan mahasiswa baru lainnya. Namun, kegiatan tersebut membuat mahasiswa baru lebih mengenal teman-temannya.
Ia menilai Papermob mahasiswa baru menjadi salah satu cara untuk membangun kekompakan dan kebersamaan dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru.
Makna Papermob bagi Kampus
Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa formasi yang ditampilkan dalam Papermob mahasiswa baru memiliki makna khusus. Formasi tersebut menggambarkan logo kampus, bendera Merah Putih, serta simbol persatuan yang menunjukkan keberagaman mahasiswa baru dalam mencapai tujuan bersama.
Menurut CO Acara, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan visual yang menarik, tetapi juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa baru untuk belajar bekerja sama dan menjadi bagian dari lingkungan kampus.
Panitia berharap semangat kebersamaan yang muncul melalui Papermob mahasiswa baru dapat terus terjaga selama mahasiswa menjalani kehidupan perkuliahan. Panitia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi tahunan dengan konsep yang semakin berkembang.
Author: Diki Yoga Firnando





