Suasana Ngalah Di Idul Adha?

""
asramaA

Asrama A Pondok Pesantren Ngalah Khusus Putra SLTP

Portal Arjuna Jatim- Perayaan hari raya idul adha mempunyai makna tersendiri bagi santri pondok pesantren ngalah.Pasalnya, momentum tersebut ditetetapkan sebagai hari non aktif pesantren, sebagaimana keputusan keamanan dan ketertiban pondok pesantren, sejak dua tahun silam. Kebijakan tersebut diambil karena tidak memadainya fasilitas sholat id, meskipun disana terdapat tiga masjid yang difungsikan ibadah sholat jum’at. Akan tetapi berdasarkan intruksi dari Ndalem akhirnya santri di istirahat dan menjalankan sholat id dikediaman masing-masing. Dengan demikian, suasana Ngalah yag biasanya tak lepas dari guroan dan suara ngaji santri menjadi sunyi sejak selasa 22/09/15 kemarin.

Kesunyian yang mengenapi bumi ngalah akhirnya terobati dengan suara gema takbir yang bersaut-sautan baik berasal dari masjid utama pesantren, masjid Aminah maupun dari mushola sekitar pandean kembangkuning 23,24/09/15 sebagai pengiring pelaksanaan sholat hari raya qurban tersebut. Sholat idsendiri, dilaksanakan dimasjid Darut Taqwa II/masjid utama pesantren yang dimulai sekitar 06:20 WIS (istiwa’) dan diimami langsung oleh Pengasuh pesantren, sedangkan bilal tetap seperti tahun kemarin oleh pak Nur pandean danGus Haji Solehudin sebagai khotib yang pesankutbahnya tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dalam kutbahnya ketua yayasan tersebut, menyampaikan kronologi peringatan hari raya qurban, tepatnya kisah Nabi Ibrahim AS, saat mendapat perintah untuk menyembeli Nabi Ismail ASputra kesayangannya. Peristiwa tersebut tidak lepas dari Malaikat Jibril yang menyampaikan isi hatinya kepada Allah SWT. tentang mengapa Nabi Ibrahim di beri gelar Kholilulloh kekasih Allah, padahal Nabi Ibrahim sangat disibukan dengan harta dan keluarganya. Seraya Allah menjawab dengan “Aku lebih tahu dari-Mu”. Akhirnya melalui mimpiNyaNabi Ibrahim diperintah untuk menyembeli Buah hati yang telah lama beliau harapkan kehadirannya sebagai penerus perjuangan syair agama Allah.Akhirnya Ibrahimpun bercerita kepada buah hatinya dan Ismailpun menjawab dengan ikhlas dan penuh kesabaran serta bersedia disembelih oleh Ayahnya. Berkat rahmat dan kehendak Allah disaat proses penyembelian akan dilaksanakan Allah menganti Ismail dengan domba dari surga. Singkatnya dengan melihat kejadian tersebut malaikat Jibril mengerti bahwa Nabi Ibrahim bukanlah hamba Allah yang menyibukan diri terhadap harta maupun keluarganya,melainkan semua amal yang dilakukan suami Siti Hajar tersebut disandarkan kepada Allah SWT semata, seraya mengucapkan takbir ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR dan Nabi Ibrahim Menjawab LAAILAHA ILAA ALLAH, ALLAHU AKBAR, dan nabi ismailpun meneruskan dengan ALLAHU AKBAR WALILLAH ILHAMDU. Setidaknya demikianlah kutbah yang disampaikan khotib yang sekaligus sebagai pemotong hewan qurban dibumiNgalah.

Mengenai proses pemotongan hewan qurban setidaknya ada 13 ekor kambing yang merupakan hewan qurban dari PT Djarum, Pabrik Ban,Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan warga sekitar pandean, kembangkuning, canggi, serta seekor sapi dari PT Shadana.Nampaknya Ada yang berbeda dengan proses pembagian daging qurban tahun ini, karena di dusun pandean dan kembangkuning sendiri, juga melakukan pemotongan hewan qurban di tempat lain, dengan demikian pembagianpun tidak dipukul rata sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Yang akhirnya santri yang tidak mudik mendapat bagian daging qurban

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.