Ketua FKUB Kab. Pasuruan: Kalau ada Islam tidak ramah itu Islam Penjajah

""

Portalarjuna.net“Kalau ada islam tidak ramah itu islam penjajah”, kalimat tersebut diungkapkan oleh Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama FKUB Kab. Pasuruan, Dr Saifulloh M.Hi. saat menjadi Narasumber Sosialisasi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Beragama, di Kecamatan Tosari Pasuruan, 24/11/2016.

Saifulloh menjelaskan bahwa di Indonesia terdapat islam nusantara yakni islam ramah, islam cinta perdamaian dan ada islam non nusantara yang merupakan islam penjajah atau islam Radikal. statement ini dipertegas kembali oleh Achmad Baihaqi salah satu pengurus PCNU Kab. Pasuruan, bahwa bukan hanya islam yang memiliki potensi radikal, bahkan semua agama berpotensi untuk berprilaku radikal. Tingal sebatas mana orang itu memahami agama dan cara penalarannya.

Selain itu orang nomer satu di FKUB Kab. Pasuruan tersebut, juga menjelaskan bahwa Indonesia merupakan Negara beragama bukan Negara agama, dinegara kita terdapat enam agama yakni Hindu, Budha, Kristen Katolik, Prostestan, Islam dan Khonghucu, oleh karenanya kita harus tetap saling hidup rukun dan damai, sebab kalau kita rukun rahmat tuhan akan mudah turun.

“Jika kita rukun rahmat tuhan akan turun,Ujar Rektor Universitas Yudharta tersebut

Saat ditanya oleh salah satu Peserta tentang Doa bersama yang sering dilakukan warga Tosari, Saifulloh menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama. Menurutnya Jika dirujukan pada fakta sejarah dari zaman nabi Ibarahim doa bersama sudah biasa dilakukan, dizaman Rasullulloh pun juga demikian, bahkan ada Hadistnya. Beliau juga menegaskan yang tidak diperbolehkan adalah doa dalam ibadah mahda, kalau orang hindu ikut jum’atan, orang islam ke Gereja ikut doa, itu yang tidak diperbolehkan. Kalau masih dalam masalah mu’amalah atau sosial itu tidak apa-apa, terangnya (mus)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.