Sosok Kartini di Mata 2 Atlit Pencak Silat Wanita

""

Portal Arjuna.Net, Purwosari Tepat tanggal 21 April, semua wanita di Indonesia merayakan Hari Kartini. Bukan hanya sebuah perayaan, momen ini juga dijadikan kilas balik dan mengingat kembali, sudahkah kita melakukan hal positif yang memerdekakan diri serta menginspirasi sekitar. Tidak harus berjuang seperti Kartini di masanya. Pada zaman urban ini, tantangan Kartini muda tentu berbeda.

Kebebasan wanita dapat diekspresikan dalam berbagai hal, salah satunya di dunia olahraga. Seperti yang diungkapkan oleh kedua atlet perempuan Pencak silat, yaitu ayu dan ida Mereka menginspirasi wanita Indonesia lainnya melalui kisah mereka berperan sebagai atlet wanita yang saat ini sudah memiliki porsi yang setara dengan kaum pria.

“Saya sudah mulai berlatih Pencak silat sejak usia 12 tahun. Semakin lama saya semakin jatuh cinta dengan cabang olahraga Pencak silat ini. Meski proses latihan berat, bahkan saat lelah dan kalah, semangat saya menurun, saya tetap memotivasi diri untuk kembali bangkit,” ujar Ayu saat menghadiri Latgab Pagar Nusa memperingati Hari Kartini, Sabtu (21/04/2018), di SMK Darut Taqwa.

Usaha demi usaha dilakukan oleh kedua atlet wanita ini. Hal ini tentu tidak selalu mudah saat dijalani. Proses latihan yang berat dan kekalahan saat pertandingan terkadang menjadi tantangan tersendiri. Namun, mereka tetap memberikan yang terbaik untuk teman, keluarga, dan Perguruan.

“Tantangan terberat adalah berperang dengan diri sendiri. Terkadang sempat bosan dengan rutinitas yang selalu sama setiap harinya. Terlebih saat kalah kecewa, bahkan sampai tidak makan berhari-hari. Untuk bangkit kembali perlu waktu untuk berdamai dengan diri sendiri,” ujar Ida salah seorang atlit pencak silat.

Pada momen perayaan Hari Kartini ini, kedua atlet cantik ini mengajak para wanita Indonesia untuk berani menggapai mimpi, berani melakukan apapun untuk mewujudkan keinginan tanpa ada batasan. Karena Kartini masa kini adalah diri kita sendiri yang berjuang untuk kebebasan melakukan hal-hal terbaik dan positif dalam hidup.

“Pesan aku lakukan yang terbaik untuk hasil yang lebih baik. Berikan usaha maksimal hasilnya pasti akan mengikuti,” tutur Ida. (Sam)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.