Klepon: Si Manis Hijau Legit dari Gempol

""

Portalarjuna.net- Disetiap kota maupun Provinsi pasti mempunyai makanan khasnya masing-masing. Tidak ketinggalan di Kab. Pasuruan tepatnya di Kec. Gempol Pasuruan Jawa Timur, Kamis (09/05). Si manis hijau legit atau yang sering disebut klepon bertekstur kenyal, karena terbuat dari tepung ketan. Tidak ingin ketinggalan dalam meramaikan ragam kuliner Indonesia. Jika dikota lain klepon mempunyai bentuk bulat, berbeda dengan klepon khas Gempol yang mempunyai bentuk lonjong dengan ujung runcing, bentuk ini dikarenakan isi klepon yang cair berbeda dengan kota lain menggunakan gula merah yang hanya dipotong kecil-kecil lalu dibulatkan kembali, klepon Gempol setelah diberi isi ujungnya harus dikrucutkan agar isi tidak tumpah ketika adonan klepon di rebus.

Centra klepon sendiri mempunyai dua tempat yakni di Apollo Jl. Pandaan-Malang dan di Jl. Panderejo Gempol Pasuruan. Akan tetapi tidak harus ke centra klepon untuk membelinya, kalau tidak sempat mampir atau perjalanan menggunakan kendaraan umum banyak pedagang asongan yang juga menjajakan kuliner khas Gempol ini.

Sejatinya, klepon sendiri sudah ada sejak lama, industri rumahan mulai ramai memproduksi klepon sendiri mulai tahun 2000-an. Seperti halnya ibu Isnaini beliau membuka tokonya sejak tahun 2007 hingga sekarang. “sebelumnya memang sudah ada yang membuka, akan tetapi ramainya orang membuat klepon dan mendagangkannya mulai tahun 2000-an, saya awalnya membuka toko ini sendirian, dengan banyaknya permintaan jumlah klepon akhirnya saya di temani oleh kakak saya”. Ujar Bu Isna.

Pelancong yang hanya sekedar jalan-jalan di wilayah Pasuruan atau sekitarnya tidak akan lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas Pasuruan. Bayu sapaan akrabnya menuturkan bahwa ia sering datang ke kota Pasuruan dan tidak lengkap rasanya kalau tidak membawa pulang makanan si manis legit. “saya tidak pernah ketinggalan untuk membeli klepon, rasanya yang khas dan teksturnya yang kenyal, apalagi begitu digigit isinya langsung lumer dimulut, klepon ini tidak boleh dimakan setengah-setengah, sebiji harus dimakan semua kalau tidak isinya akan tumpah karena isinya sendiri berbentuk cair”. Ujar Bayu pelancong asal Lumajang. Harga yang relative terjangkau yakni Rp. 4000/kotak menjadikan pembeli tidak segan-segan memborongnya. Karena bukanya mulai jam enam pagi hingga jam Sembilan malam para pelancong yang melintas dan ingin berburu kuliner klepon diharapkan tidak sampai lewat jam Sembilan malam.

Banyak merek klepon yang berjajar di centra-centra klepon, tekstur klepon yang kenyal dengan rasa legit, gurih dari parutan kelapa tetap menjadi sensasi sendiri bagi penikmat klepon. Kelestarian makanan khas harus tetap dijaga dan dikembangkan agar tidak diklaim oleh Negara lain, salah satunya adalah klepon Gempol ini. Meski merek dari klepon sendiri sangatlah banyak, klepon Gempol tetaplah klepon Gempol, makanan khas dari Kabupaten Pasuruan yang berasal dari Kecamatan Gempol dan harus tetap eksis meramaikan ragam kuliner Indonesia. (Afi)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.