Eksotika Pendakian Gunung Arjuna

""

PortalArjuna.net-Prigen, Selain gunung Semeru dan Gunung Raung, Jawa Timur juga memiliki gunung yang masuk dalam 5 besar gunung tertinggi di pulau jawa yaitu Gunung Arjuna yang menjadi daya tarik para pendaki.

Nama Gunung Arjuno sendiri terinpirasi dari penamaan salah satu tokoh wayang Jawa yang melegenda, dahulu kala tinggi gunung arjuna hampir menyentuh langit, namun dengan suatu akibat Gunung Arjuna di belah menjadi dua dan sekarang ketinggian gunung tersebut hanya 3.339 mdpl .

Gunung Arjuno merupakan salah satu dari sekian banyak gunung berapi di Indonesia yang ada di Jawa Timur. Gunung yang terakhir meletus pada tahun 1952 ini terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang. Gunung ini termasuk salah satu gunung yang menjadi destinasi favorit bagi para pendaki.

Para pendaki Gunung Arjuna diwajibkan untuk menggunakan peralatan dan memiliki fisik yang optimal sebelum berangkat naik ke gunung tersebut. Agar tetap aman dalam perjalanan dan mengurangi resiko kecelakaan.

Gunung Arjuna memiliki keindahan alam sekitar yang indah sepert panorama alam di Lembah Kidang yang berada di pos pendakian ke 3 dari jalur Tretes dan tidak hanya itu Gunung Arjuna juga memiliki banyak wisata yang tersimpan di kawasan Tretes seperti wisata air terjun Kakek Bodo yang dekat dengan jalur pendakian di jalur Tretes .

Di kawasan lereng Gunung Arjuno terdapat pula mata air Sungai Berantas, sungai terpanjang di Pulau Jawa setelah Sungai Bengawan Solo.

Gunung Arjuna memiliki kawasan hutan layaknya hutan di luar negeri yang cocok untuk kegiatan camping bersama keluarga atau teman, seperti kawasan hutan di luarnegri

Meski keindahannya sangat memukau namun Gunung Arjuna juga memiliki hal-hal mistis di dalamnya seperti Hutan Lali Jiwo, Pasar Dieng yang sangat angker, banyak para pendaki yang ketika masuk di daerah Hutan Lali jiwo seperti naya berputar-putar di tempat itu saja dan tidak menemukan jalan untuk ke puncak gunung.

Konon, jika memiliki niatan buruk maka akan celaka di Alas Lali Jiwo. Namun, tidak hanya di alas Lali Jiwo saja Keangkeran lainnya yang terkenal, yaitu adanya pasar setan dan suara gamelan yang pernah terdengar oleh para pendaki.

Banyak pendaki yang merasakan hal-hal gaib di daerah pasar dieng atau pasar setan tersebut seperti kisah para pendaki yang yan pernah mengalami kejadian mistis saat berada di tempat tersebut mereka merasakan layaknya berada di keramaiaan seperti berada di pasar banyak pendaki yang merasakan dan mengetahui ada kalanya ketika melakukan transaksi uang biasa menjadi daun dan sebagainya, dan ada juga yang mendengar suara gamelan yang menurut masyarakat sekitar adalah akan ada hal buruk yang terjadi, jika para pendaki mendengar suara gamelan lebih baik tidak naik dan turun gunung karena takutnya terjadi malapetaka .

Gunung Arjuno memiliki empat jalur pendakian yaitu via jalur tretes, jalur lawang, jalur purwosari, dan jalur batu.seperti halnya di jalur via tretes di dominasi dengan jalur yang berbatu karena di via tretes biasanya di lewati untuk jeeb pengambil belerang di Gunung Welirang .

Ketika melewati jalur purwosari sebaliknya dengan jalur via Tretes di jalur ini jalannya meliputi tanah dan jika melewati jalur Purwosari memiliki banyak sekali peninggalan kuno seperti patung dan petilasan zaman kuno .

Banyak sekali pantangan yang harus di ketahui ketika mendaki Gunung Arjuna, pantangan yang ada sama halnya dengan banyak gunung lainnya seperti tidak boleh naik dengan keadaan rombongan yang ganjil, wanita yang haid tidak boleh naik dan sebagainya . (Sutres)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.