Sekolah Tatap Muka, Menteri Pendidikan Berlakukan Sistem : Bebas Memilih

""

Sumber gambar http://KalderaNews.com

PortalArjuna.Net-Pasuruan. Covid-19 telah banyak menyebabkan gangguan di banyak sektor termasuk di ranah pendidikan. Banyak sekolah- sekolah di seluruh dunia yang meng-off kan sementara kegiatan belajar mengajar demi kesehatan dan terhindar dari penularan.

Mentri pendidikan Nadhiem Makarim mengungkapkan pada pidatonya di hari guru nasional bahwa data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau di atas 1,3 Miliyar populasi siswa global harus memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh. Akan tetapi dengan semangat para guru dan murid, sistem belajar jarak jauh tetap terkendali meski di situasi pandemi saat ini.

Sudah 8 bulan lebih sejak 16 maret 2020 sistem pembelajaran di non-aktifkan kemarin tanggal 20 November 2020 di KompasTV, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem makarim mulai memaparkan tahap – tahap pemberlakuan sistem tatap muka yang akan di buka pada tahun 2021.

“Pemberian izin itu bisa saja serentak atau bertahap tergantung pada kesiapan di setiap daerah masing-masing, juga berdasarkan pemerintah daerahnya, dan dari pihak sekolahnya” tukasnya dalam virtual meet kompasTV.

Proses izin melalui 3 pihak. Pertama, Pemerintah Daerah atau Kantor wilayah masing- masing untuk memastikan daerahnya sudah aman dan siap untuk sekolah tatap muka. kedua, dari pihak Kepala sekolah, sekolah boleh memberlakukan sistem tatap muka dengan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ketat. ketiga, hak Orang Tua untuk mengizinkan anaknya beralih ke sistem pembelajaran tatap muka.

“Sekali lagi saya tekankan, apabila sekolah sudah di buka, orang tua masih bisa memperkenankan anaknya datang atau tidak untuk tatap muka. Jadi hak terakhir ada di orang tua. Diperbolehkan bukan di wajibkan.” Imbuhnya.

Pemberlakuan sistem tatap muka akan di mulai saat Semester Genap tahun ajaran 2020-2021 pada bulan Januari 2021. (WM)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.