Pasuruan, Jawa Timur
Rabu, 8 April 2026

Pandemi Covid 19, Berikan Dampak Buruk Bagi Pedagang Ikan di Pasar Pandaan

PortalArjuna.Net- Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, termasuk pelaku usaha. Salah satunya pedagang ikan di Pandaan.

Rata-rata pedagang ikan mengaku penjualan di pasar menurun sejak pandemi Covid-19. Bahkan di tahun 2021 sampai sekarang kondisinya belum normal sepenuhnya

Seperti diungkapkan, pedagang ikan di Pasar Pandaan, Ibu warmi, bahwa selama ada Corona penjualan menurun.

“Kalau selama Corona ini penjualan ikan terjadi penurunan banyak sekali dan pembeli juga tidak banyak,” katanya, Rabu (26/10/2022).

Ia juga mengakui, saat kondisi normal sebelum pandemi penjualan ikan sehari dapat menghabiskan 5 gabus, sementara saat pandemi 2 gabus belum tentu habis.

“Satu gabus itu 30 kilogram (ikan), biasanya sehari 5 gabus sekarang 2 gabus sampai empat hari belum habis,” ujarnya.

Meski sepi pembeli, untuk harga sendiri tidak berubah, justru harga turun meskipun harga di nelayan dan kapal tidak berubah.

“Kita kasihan juga sama nelayan. Kita beli harga biasa, misal ikan rumah-rumah (ikan kembung) dari kapal Rp23 ribu – Rp25 ribu perkilo kita jual Rp20 ribu kadang Rp23 ribu,” ucapnya.Ia juga menambahkan, jika sudah lama ikan tidak laku di jual, biasanya ikan dibikin ikan asin atau untuk pakan ternak buaya jika sudah tidak layak konsumsi lagi.

Kondisi yang sama juga dialami pedagang ikan di pasar Pandaan. Awal pandemi Covid-19 pembeli turun, namun akhir – akhir ini mulai ada pembeli lagi.

“Masih biasa saja, awal memang sepi sekarang agak mulai ramai, ada aja yang beli. Kalau harga tergantung dari besar kecil ikan,” katanya.

Misalnya harga ikan belanak Rp25 ribu – Rp30 ribu, tergantung ukuran, ikan bandeng Rp10 ribu – Rp20 ribu tergantung ukuran. Ia mengaku untuk ikan yang dijual rata-rata ikan dari nelayan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial