Portalarjuna.Net, Purwosari – Dalam rangka upaya pencegahan kekerasan seksual, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) mengadakan sosialisasi serta pendirian lembaga pendidikan darurat kekerasan seksual di Hallmeet lantai 3 Gedung Nusantara, Universitas Yudharta Pasuruan, Senin (23/1/2023).
Kegiatan ini dihadiri oleh Anton Hendro Wibowo mewakili Kapolres Pasuruan, Fanda Puspitasari selaku Ketua bidang Sarina DPP GMNI, Moh. Dofir selaku Ketua DPC GMNI Pasuruan, Mila selaku perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, dan Khoirul Huda selaku Wakil Rektor 3, Universitas Yudharta.
Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars GMNI dan lagu GMNI. Acara dilanjutkan dengan sambutan Khoirul Huda dan Moh. Dofir kemudian peresmian Lembaga Pendidikan Darurat Kekerasan Seksual dengan pemotongan pita oleh Anton. Selanjutnya acara talkshow dan sharing session dilaksanakan.
Moh. Dofir Selaku Ketua DPC GMNI Pasuruan menjelaskan pendirian posko Lembaga Pendidikan Darurat Kekerasan Seksual di lingkungan pendidikan karena melihat banyak terjadi kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak dibawah umur
“Akhir-akhir ini banyak dan marak sekali di lingkungan kita dan mirisnya banyak juga yang terjadi di lingkungan pendidikan. Bukan hanya pendidikan yang statusnya perguruan tinggi, tapi juga terjadi di pendidikan yang statusnya lembaga pesantren,” ujar Dofir.
Universitas Yudharta menjadi Institusi pendidikan pertama yang mendirikan Posko Kekerasan Seksual Oleh DPC GMNI Pasuruan. Kedepannya Posko Kekerasan Seksual ini akan dirikan di setiap kampus dan bahkan sekolahan SLTP dan SLTA di seluruh Kabupaten dan Kota Pasuruan.
“Memang ini pertama kali ini kita launching di Yudharta, dengan harapan Yudharta yang selama ini masih bersih dari kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. Harapannya tetap menjaga nama baik lingkungan pendidikan biar tidak merusak marwah lingkungan pendidikan,” ujar Dofir.
DPC GMNI telah menjalin kerja sama dengan Kepolisian dalam menangani kasus Kekerasan Seksual
“Kita ini sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian. Nanti kalau memang ada kasus kasus seperti itu temen-temen gak usah takut untuk melapor, gak usah bingung untuk melapor, kita akan dampingi bersama dengan pihak kepolisian,” Pungkas Dofir.
Author: Mukhammad Thoriq Aziz











