Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 5 Maret 2026

Kunjungan Mahasiswa KKN Kelompok 27 Universitas Yudharta Pasuruan Ke TPA Payaman

Portalarjuna.net, Pasuruan- Observasi TPA yang dilakukan oleh kelompok KKN Pelajaran 27 Universitas Yudharta Pasuruan di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, bertujuan untuk memahami praktik pengolahan sampah yang baik. Observasi ini dilakukan pada tanggal 11 juli 2024, dengan fokus pada proses pengolahan sampah organik dan anorganik yang diterapkan di desa tersebut. Observasi ini melibatkan wawancara dengan warga dan pengurus TPA untuk mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam pengelolaan sampah. Hasil dari observasi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelolaan sampah yang lebih efektif di desa lain.

Memisahkan Sampah Organik dan Non-Organik

Langkah pertama yang penting adalah memisahkan sampah organik dan non-organik.

Pemilihan Jasa Pengelolaan Sampah Terpercaya: Memilih jasa pengelolaan sampah yang terpercaya sangat penting agar sampah dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pemerintah dan masyarakat setempat perlu terlibat aktif dalam pengelolaan sampah. Pembukaan ruang sebesar-besarnya kepada desa oleh pemerintah daerah dapat membantu desa dalam mengelola sampah secara mandiri mulai dari pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan di TPA.

Serta pada menerapkan pendekatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mencakup berbagai aspek untuk memastikan pengelolaan sampah efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Diperlukan beberapa langkah-langkah konkret untuk membangun desa yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, termasuk konsep-konsep dasar pengelolaan sampah, dengan metode pengumpulan dan pengolahan sampah, serta keterlibatan aktif masyarakat pada pemerintah desa.

Dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan cara untuk membedakan jenis sampah yang ada di Desa Ngerong dan dibuang beserta metode yang digunakan dalam pemilahan sampah. Meskipun informasi spesifik mengenai Desa Ngerong tidak ditemukan dalam hasil pencarian, secara umum, terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan dalam pemilahan sampah.

Salah satu metode yang umum untuk  digunakan adalah membentuk  bank sampah. Bank sampah merupakan solusi sederhana yang dapat diterapkan di tingkat tetangga hingga desa. Dalam bank sampah, ini dapat dipilah sesuai jenisnya dan kemudian disetorkan untuk dijual secara kolektif. Bank sampah biasanya menerima berbagai banyak  sampah anorganik yang telah dipilah sesuai dengan kategorinya.

Selain itu, metode lain yang dapat digunakan adalah pendidikan mengenai pengelolaan sampah dan pemilahan jenis sampah organik maupun  anorganik. Melalui edukasi ini, masyarakat dapat belajar pentingnya menjaga kebersihan, memilih, dan membedakan sampah organik dan anorganik untuk kemudian mengelolanya dengan benar atau yang dinamakan 3R ( Reduce ,  Reuse , Recycle ).

Meskipun dari informasi yang spesifik tentang Desa Ngerong tidak tersedia dalam hasil pencarian, penerapan metode-metode ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pemilahan sampah dan pengelolaan sampah yang lebih efisien. Jika  ingin menjadikan  informasi yang  lebih berkelanjut dan spesifik terkait Desa Ngerong, disarankan untuk menghubungi pihak terkait di desa tersebut untuk detail yang lebih lengkap.

Untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Ngerong, terdapat beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Dengan cara sebagai berikut  :Pemilahan Sampah Masyarakat, pemilik usaha, dan pemerintah seharusnya bekerja sama dalam pemilahan sampah sejak dari rumah. Proses pemilahan ini melibatkan pemisahan sampah organik dan anorganik untuk memudahkan proses pengolahan lebih lanjut.

Pengangkutan Setelah pemilahan, sampah perlu diangkut ke tempat penampungan sementara (TPS) dengan aman dan higienis. Pengangkutan sampah yang efisien dan terjadwal adalah kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar TPA.

Pengolahan di TPA Proses pengelolaan sampah di TPA harus dilakukan dengan memperhatikan standar pengelolaan yang ramah lingkungan. Metode pengelolaan sampah seperti Open Dumping, Control Landfill, atau Sanitary Landfill dapat dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.

Edukasi dan Kesadaran Masyarakat Penting untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Serta melalui program edukasi, diharapkan kesadaran masyarakat agar lebih meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun mengurangi sampah yang berakhir di TPA.

Dengan adanya kerjasama antar Lembaga dan berkolaborasi pada  pemerintah, lembaga lingkungan, dan masyarakat setempat sangat diperlukan dalam menjalankan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efektif.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut secara konsisten dan berkelanjutan, pengelolaan sampah di TPA Desa Ngerong dapat menjadi lebih efisien dan berdampak positif pada lingkungan sekitar.

Author: Wahyu Widodo

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial