Portalarjuna.net, Purwosari – Mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Universitas Yudharta Pasuruan tampil sebagai pemateri dalam acara Photo Hunt Competition and Exhibition (PHCE) 2024 yang digelar pada 26 Oktober di Malang Creative Center. Mengangkat tema “Urban Photography” dengan tagline “Bingkai Memori: Antara Tempat, Cerita, dan Waktu,” acara ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mahasiswa Malang Raya tentang teknik dan seni fotografi urban. Yang diselenggarakan oleh PHCE OPTIIK UB, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya.
Yura, salah satu mahasiswa Universitas Yudharta, dipercaya menjadi pembicara utama dalam seminar ini. Dalam sesi yang dihadiri puluhan mahasiswa, Yura memaparkan dasar-dasar fotografi urban serta tips praktis dalam lomba fotografi. “Saya merasa senang dan bangga bisa berbagi ilmu dan pengalaman fotografi dengan teman-teman di Malang,” ujar Yura. Pengalaman Yura yang sering memenangkan berbagai lomba fotografi menjadi modal baginya untuk memberikan wawasan yang aplikatif dan inspiratif bagi para peserta.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai kampus di Malang Raya memberikan suasana antusias dalam acara ini. Mereka datang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang fotografi urban, genre fotografi yang fokus pada sisi estetis kehidupan perkotaan serta mengungkap detail-detail tersembunyi yang sering luput dari perhatian.
Selain seminar, PHCE 2024 juga menyelenggarakan kompetisi fotografi bagi mahasiswa dari berbagai kampus. Kompetisi ini diharapkan dapat memacu kreativitas peserta dalam menangkap momen dan menghadirkan sudut pandang unik tentang kota. Acara ini menjadi kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan fotografi mereka dan merayakan kecintaan mereka terhadap seni visual.
Dengan kesuksesan penyelenggaraan PHCE 2024, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mendalami urban photography, sebuah seni yang tidak hanya menawarkan keindahan visual tetapi juga berperan sebagai media untuk merekam dan mengisahkan dinamika kehidupan perkotaan.
Author: Anisah Alan Syeban











