Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 5 Maret 2026

Tantangan Petani Jagung di Era Modern antara Tradisi dan Teknologi

Portalarjuna.Net, Purwodadi – Seorang petani jagung bernama Harianto, 44 tahun, yang tinggal di daerah Purwodadi berbagi kisah tentang suka duka menjadi petani di era modern. Pak Harianto telah menekuni profesi bertani sejak beliau masih berada di bangku SMP. Meski begitu, ia mengaku menghadapi sejumlah tantangan yang semakin kompleks dari waktu ke waktu.

Tantangan yang dihadapi oleh petani jagung di era modern, mulai dari kesulitan mendapatkan akses teknologi pertanian modern hingga fluktuasi harga hasil panen.

Beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan petani jagung, antara lain :
– Perubahan iklim, akibat dari cuaca yang tidak menentu dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman jagung dan menyebabkan gagal panen.
– Teknologi pertanian, meskipun ada teknologi modern yang dapat meningkatkan produktivitas, banyak petani termasuk Pak Harianto masih kesulitan mengakses dan memanfaatkan teknologi tersebut karena keterbatasan biaya.
– Fluktuasi harga, harga jagung di pasaran seringkali tidak stabil, sehingga sulit bagi petani untuk merencanakan keuangan dengan baik.
– Serangan hama, serangan ini biasanya berbeda setiap musimnya. Kalau untuk yang paling berbahaya jika hama ulat, itu harus dibasmi.

Pak Harianto menjelaskan bahwa ia masih menggunakan sebagian besar alat tradisional dalam proses penanaman jagung. Namun, ia juga menggunakan beberapa teknologi sederhana seperti pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah.

“proses penanaman jagung biasanya memakan waktu sekitar 110 hari dari mulai tanam hingga panen,” ujar Pak Harianto. “penyemprotan pupuk biasanya dilakukan 3 kali selama masa pertumbuhan tanaman.”

Pak Harianto mengaku bahwa hasil panen jagungnya terkadang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun tidak selalu stabil. “kalau pas kena serangan (hama) ya kurang,” ungkapnya.

Kisah Pak Harianto mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh banyak petani jagung di Indonesia. Di satu sisi, mereka harus beradaptasi dengan perubahan iklim dan teknologi yang semakin maju. Di sisi lain, mereka juga harus menghadapi kendala ekonomi seperti fluktuasi harga. Pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan dukungan yang lebih baik kepada para petani agar mereka dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Author : Izza Az Zahro

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial