Portalarjuna.net, Sabtu (21/12) – Awal libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, kemacetan parah melanda jalur Bandung menuju Lembang. Volume kendaraan meningkat tajam, didominasi oleh kendaraan pribadi dan bus pariwisata, karena banyak wisatawan menuju destinasi populer di kawasan tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas melambat hingga hanya 10 km/jam, dengan antrean kendaraan mencapai panjang 3 kilometer. Ribuan wisatawan dan pemudik menjadi bagian dari antrean panjang ini.
Kemacetan ini terjadi karena banyaknya kendaraan yang menuju kawasan wisata seperti Farm House, Floating Market, dan Tangkuban Perahu. Selain itu, aktivitas pemudik yang melintasi Lembang menuju Kabupaten Subang menambah nikmat situasi lalu lintas.
Seorang petugas lalu lintas di lokasi menjelaskan bahwa kemacetan diperkirakan berlangsung hingga malam hari. “Kondisi ini sudah kami prediksi. Kami mengimbau pengendara untuk bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas. Rute alternatif dapat menjadi solusi bagi yang ingin menghindari jalur utama,” jelasnya. Dikutip dari Metro TV
Untuk mengatasi kemacetan, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan telah menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas serta memberikan informasi kepada pengendara. Masyarakat yang hendak bepergian ke arah Lembang disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik atau mempertimbangkan jalur alternatif.
Kepadatan lalu lintas ini rutin terjadi selama musim liburan panjang, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, suasana sepanjang jalan tetap semarak dengan antusiasme wisatawan yang menikmati liburan bersama keluarga.
Dengan pengaturan lalu lintas yang lebih baik, diharapkan perjalanan menuju kawasan wisata favorit di Jawa Barat dapat berlangsung lebih lancar.
Author: Ifatul Mardiyah









