Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 23 April 2026

Bandai Namco Diduga Paksa Karyawan Mengundurkan Diri melalui ‘Oidashibeya’

Portalarjuna.net, Pasuruan – Perusahaan game ternama asal Jepang, Bandai Namco Holdings Inc., tengah menjadi sorotan setelah laporan yang mengindikasikan adanya pemaksaan pengunduran diri terhadap ratusan karyawan melalui praktik kontroversial yang dikenal
sebagai “oidashibeya” atau “ruang pengasingan”.

Praktik oidashibeya
Menurut laporan dari Bloomberg.com, sejak April 2024, Bandai Namco telah membatalkan beberapa proyek game akibat “permintaan yang lesu”. Sebagai dampaknya, perusahaan diduga menempatkan sejumlah karyawan di ruang khusus tanpa diberikan tugas apa pun, dengan tujuan mendorong mereka untuk mengundurkan diri secara sukarela. Praktik ini, meskipun legal, menimbulkan ketidaknyamanan bagi para karyawan yang terpaksa
meninggalkan perusahaan.

Hingga kini, dilaporkan sekitar 100 karyawan telah mengundurkan diri, dan diperkirakan jumlah tersebut akan bertambah dalam beberapa bulan mendatang. Bandai Namco membantah tuduhan pemaksaan ini, dengan menyatakan bahwa karyawan tidak diberi tugas karena belum ada proyek yang sesuai. Namun, laporan lain menyebutkan bahwa perusahaan sengaja menciptakan kondisi kerja yang tidak nyaman untuk mendorong pengunduran diri sukarela.

Bandai Namco bantah praktik oidashibeya
Bandai Namco sendiri dalam pernyataan resminya kepada Bloomberg.com menegaskan bahwa ruang tersebut hanya digunakan sementara, dan beberapa karyawan sedang menunggu untuk dipindahkan ke divisi lain.

“Keputusan untuk membatalkan peluncuran game didasarkan pada evaluasi menyeluruh
terhadap situasi,” kata seorang juru bicara perusahaan dilansir dari liputan6.com.

Perusahaan juga menyatakan bahwa meski beberapa karyawan harus menunggu penugasan baru, mereka tetap akan dipindahkan ketika proyek baru tersedia. “Tidak ada ruang ‘oidashibeya’ di Bandai Namco Studios yang sengaja dirancang untuk menekan karyawan agar mengundurkan diri,” tambahnya.

Author: Shobirin Daeng Ismail

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial