Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 5 Maret 2026

Green School Bali: Sekolah Paling Ramah Lingkungan Di Dunia

Portalarjuna.net – Salah satu sekolah paling ramah lingkungan di dunia terletak di Bali. Green School Bali, yang berdiri sejak 2008, dikenal karena bangunan bambu ikoniknya dan kurikulum berbasis keberlanjutan. Sekolah ini menarik perhatian dunia karena mengintegrasikan pendidikan berbasis alam dengan praktik hidup ramah lingkungan. Siswa dari berbagai negara datang untuk belajar di lingkungan terbuka yang menyatu dengan alam, memadukan teori dan praktik secara langsung.

Keunikan Green School Bali Green School Bali dibangun di atas lahan seluas 7 hektar di tengah hutan tropis. Seluruh bangunan sekolah, mulai dari ruang kelas hingga ruang guru, terbuat dari bambu dan bahan daur ulang. “Di sekolah ini tidak ada dinding, tidak ada tembok. Semuanya terbuat dari bambu dan bahan-bahan ramah lingkungan,” kata Jeremy Owen, dikutip dari akun TikTok-nya, @jerhemynemo. Bahkan, papan tulis di sekolah ini dirancang dari kaca mobil bekas, menekankan nilai keberlanjutan yang diusung Green School Bali.

Kurikulum Berbasis Keberlanjutan Salah satu daya tarik utama Green School Bali adalah mata pelajaran khusus bernama Green Studies. Dalam kelas ini, siswa diajarkan tentang keberlanjutan, pengelolaan lingkungan, dan bagaimana hidup harmonis dengan alam. Mereka juga aktif mengelola kebun sekolah yang ditanami tanaman seperti jeruk dan cabai, memberikan pengalaman belajar langsung dari praktik nyata.

Pengalaman Belajar yang Berbeda Selain kurikulum yang unik, lingkungan sekolah menawarkan pengalaman belajar yang luar biasa. Ruang kelasnya terbuka, langsung menghadap ke hutan, memberikan suasana yang menenangkan. Siswa diajak untuk memahami pentingnya alam dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan mereka lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Dengan inovasi dalam arsitektur dan pendidikan, Green School Bali tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga menjadi inspirasi global dalam mewujudkan pendidikan ramah lingkungan.

 

Author: Ifatul Mardiyah

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial