Portalarjuna.Net – Jalur pendakian Gunung Semeru hingga Ranu Kumbolo resmi dibuka kembali pada Sabtu, 23 Desember 2024. Pembukaan dilakukan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni setelah penutupan selama lima tahun akibat pandemi Covid-19 dan aktivitas vulkanik.
Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru yang berlangsung sejak 2019 disebabkan oleh dua alasan utama, yaitu pandemi Covid-19 dan aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Dalam kesempatan ini, Menteri Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya menjaga kelestarian alam dan mematuhi peraturan yang berlaku.
“Kami harap para pendaki dapat menikmati keindahan Gunung Semeru tanpa melupakan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, fasilitas, serta keselamatan selama pendakian,” ujar Menteri Raja Juli Antoni. Dikutip dari akun X @JatimPemprov.
Selain memastikan kesiapan jalur pendakian, pemerintah juga telah meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana di kawasan Ranu Kumbolo untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan pendaki. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Pendaki yang ingin menjelajahi Gunung Semeru diimbau untuk mematuhi batas pendakian, yaitu hingga Ranu Kumbolo, dan tidak melanjutkan perjalanan ke puncak tanpa izin resmi. Selain itu, pengunjung diminta untuk membawa kembali sampah mereka dan tidak merusak fasilitas yang telah disediakan.
Gunung Semeru, dengan keindahan alamnya yang luar biasa, telah menjadi destinasi impian banyak pendaki. Pembukaan kembali jalur ini disambut antusias oleh para pecinta alam yang telah lama menantikan momen ini.
“Selamat mendaki! Tetap jaga keselamatan dan kelestarian alam kita,” pesan Menteri Kehutanan menutup pernyataannya.
Dengan pembukaan ini, Gunung Semeru diharapkan kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mendukung pelestarian alam dan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Salam lestari.
Author: Ifatul Mardiyah











