
Portalarjuna.net, Purwosari – Duka mendalam menyelimuti keluarga kecil Wibi Harianto. Balita asuhannya, MR (3,5 tahun), hingga kini belum ditemukan setelah hanyut terseret arus selokan di kawasan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, pada Selasa (24/12/2024).
Peristiwa nahas itu terjadi saat MR tengah bermain hujan bersama teman-temannya. Tanpa diduga, bocah malang itu terpeleset dan jatuh ke dalam selokan yang arusnya cukup deras. Sejak saat itu, pencarian intensif pun dilakukan oleh tim SAR gabungan, keluarga, dan warga sekitar.
Wibi, yang sangat menyayangi MR seperti anak kandung sendiri, tak pernah lelah mencari keberadaan balita tersebut. “Saya langsung ikut nyemplung (menceburkan diri mencari korban),” ujarnya dikutip dari Tribunnews.com
Selama tiga hari berturut-turut, Wibi bersama keluarga terus berjibaku menyusuri sungai dan selokan di sekitar lokasi kejadian. Mereka bahkan tidak bisa tidur nyenyak karena terus memikirkan nasib MR. Tim SAR gabungan juga terus berupaya maksimal dalam pencarian. Berbagai peralatan canggih seperti sonar bawah air dan drone telah dikerahkan. Selain itu, petugas juga melakukan manuver dengan membuat pusaran air di sungai untuk mengurai lumpur yang mungkin menyelimuti tubuh korban.
Meskipun harapan semakin tipis, keluarga dan tim SAR tetap tidak menyerah dalam pencarian. Mereka berharap keajaiban masih bisa terjadi dan MR dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Insiden ini menjadi perhatian publik setelah video detik-detik MR terseret arus selokan viral di media sosial. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar air.
Author : Chusnul Nisa









