Portalarjuna.net, Pasuruan – Seorang perempuan asal Jember, WI (52), ditemukan meninggal dunia setelah melompat dari kapal feri KMP Citra Mandali Sakti ke Selat Bali. Diduga, tindakan nekat tersebut dipicu oleh kesulitan ekonomi yang semakin memburuk setelah suaminya meninggal pada 2018. Dian Yurida Bahtiar, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lojejer, Kecamatan Wuluhan, mengungkapkan bahwa WI merupakan warganya dan mencurigai bahwa tekanan finansial menjadi penyebab utama peristiwa ini.
“Sejak suaminya meninggal, ekonomi keluarganya mengalami kesulitan. Toko onderdil yang dikelola WI pun sempat buka tutup,” ujar Bahtiar dikutip dati detikjatim. Selain toko onderdil, WI sempat mencoba membuka usaha lainnya, seperti berjualan makanan dan gorengan keliling pasar Lojejer. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil yang baik.
“Beberapa kali dia mencoba berjualan, namun tidak laku,” tambah Bahtiar. WI, yang berasal dari Bali, sebelumnya sudah cukup aktif dalam kegiatan pengajian dan pembelajaran Al-Qur’an di kampung tersebut. Sebelum peristiwa tragis ini, WI berencana untuk berangkat ke Bali untuk mengunjungi anak laki-lakinya yang bekerja di sana serta saudara-saudaranya.
WI memiliki dua anak, salah satunya adalah seorang wanita dengan disabilitas, sementara anak laki-lakinya bekerja di Bali. Jenazah WI rencananya akan dimakamkan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, dan hingga pukul 18.30 WIB jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah duka.











