Portalarjuna.net, Pasuruan – Dilansir dari Tvonenews.com Seorang anak berusia 12 tahun, Adi Oktovio Eka Darna, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di muara sungai Pantai Ungapan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang (23/12/24).
Kapolsek Gedangan, AKP Slamet Subagyo, menjelaskan bahwa pada pukul 15.25 WIB, korban bersama empat temannya tiba di Pantai Ungapan dan bermain di muara sungai di sebelah barat pantai, “Korban bersama keempat teman sebayanya tersebut sempat ditegur dan diperingatkan oleh petugas SAR bernama Muhamad Toso (42) agar tidak mandi dan mandi di lokasi muara,” kata Kapolsek AKP Slamet Subagiyo dilansir Dari Tvonenews.com.
Meskipun telah diperingatkan oleh petugas SAR untuk tidak berenang di lokasi tersebut, mereka tetap melanjutkan aktivitasnya. Sekitar pukul 15.35 WIB, terdengar teriakan minta tolong dari arah muara. sekitar pukul 15.35 WIB, saksi mendengar teriakan dari muara sungai dan langsung lari menuju asal terikan tersebut.
“Saksi bersama dua rekannya langsung mendatangi kelima anak yang hampir tenggelam karena tidak bisa berenang dan berusaha memberikan pertolongan kepada kelima anak tersebut,” jelasnya.
“Namun saksi bersama 2 rekan berhasil menyelamatkan 4 rekannya korban saja. Sedangkan korban tidak ditemukan (tenggelam),” imbuhnya.
Petugas SAR berhasil menyelamatkan empat anak, namun Adi Oktovio tidak ditemukan. “Dan sekitar pukul 17.34 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dasar muara sungai dengan kedalaman kurang lebih tiga meter,” beber AKP Slamet.
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan di TPU Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. “Selanjutnya jenazah korban dibawa pulang dan segera dimakamkan di TPU Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang,” jelasnya
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan dan mematuhi peringatan dari petugas demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Author : Shobirin Daeng Ismail









