Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 8 Maret 2026

Wisatawan Sepi Jelang Nataru, Homestay Bromo Menjerit

Portalarjuna.net, Pasuruan – Dilansir dari detik.com kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo mengalami penurunan signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Para pelaku wisata, terutama pemilik homestay, mengeluhkan dampak dari kenaikan harga tiket masuk yang terjadi beberapa waktu lalu.

Udin, pemilik homestay di Desa/Kecamatan Tosari, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada satupun pemesanan kamar. Biasanya, pada periode yang sama tahun sebelumnya, homestay miliknya sudah penuh terisi. Ia menyebutkan bahwa banyak tamu yang membatalkan reservasi setelah mengetahui adanya kenaikan tarif.

Hal serupa disampaikan oleh Anis Rizky Wahani, pemilik penginapan Transit dan Cafe, yang juga merasakan dampak lesunya kunjungan wisatawan. Ia berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini, karena penurunan pendapatan bisa membuat banyak pelaku usaha terancam gulung tikar.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) telah melakukan penyesuaian tarif masuk, di mana tarif untuk wisatawan lokal pada hari kerja naik dari Rp 29.000 menjadi Rp 54.000, dan pada hari libur dari Rp 34.000 menjadi Rp 79.000. Sementara untuk wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 255.000, baik pada hari kerja maupun hari libur.

Dengan kondisi ini, para pelaku usaha berharap kunjungan wisatawan dapat meningkat kembali demi kelangsungan bisnis mereka.

 

Author: Citra Melikartika

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial