Portalarjuna.net, Pasuruan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi membersihkan rumah atau yang kini populer disebut Cuci Rumah ramai diperbincangkan di media sosial. Bukan sekadar rutinitas bersih-bersih, kegiatan ini memiliki makna lebih dalam sebagai simbol menyambut hari kemenangan dengan hati dan lingkungan yang lebih bersih serta nyaman.
Tahun ini, tren Cuci Rumah semakin marak di berbagai platform digital. Banyak orang membagikan momen mereka saat mencuci pagar, mengepel lantai, hingga membersihkan sudut-sudut rumah yang jarang tersentuh.
Bahkan, beberapa warganet menunjukkan aksi unik seperti mencuci atap dengan sabun dan air bertekanan tinggi, serta mengelap daun tanaman agar rumah terlihat lebih segar.
Salah satu video yang mencuri perhatian adalah aksi seorang pria yang mencuci dinding rumahnya seperti mencuci mobil, lengkap dengan sabun dan alat steam. Aksi ini pun menuai beragam reaksi, dari pujian atas kreativitasnya hingga komentar lucu dari netizen yang menilai usaha tersebut sebagai bentuk totalitas dalam menyambut Lebaran.
Meski terdengar sepele, tradisi membersihkan rumah menjelang Idul Fitri sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Bagi banyak orang, ini bukan hanya tentang estetika, tetapi juga bagian dari persiapan mental dan spiritual membersihkan rumah sebagai simbol membersihkan diri dalam menyambut hari yang suci.
Di era media sosial, tren ini bukan lagi sekadar kewajiban rumah tangga, tetapi juga menjadi ajang berbagi inspirasi dan kebersamaan. Dari sekadar mengepel hingga eksperimen cuci rumah ala car wash, setiap momen Cuci Rumah membawa semangat kebersihan, keceriaan, dan tentu saja, keberkahan menjelang hari raya.
Source: https://vt.tiktok.com/ZSrNVgUL3/
Author: Ida Puput Sari









