Portalarjuna.net, Kadipaten – Program Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HUMANIKA kembali melanjutkan rangkaian kegiatannya melalui Workshop Alat Pendeteksi Kesuburan Tanah di Balai Dusun Kadipaten, Kamis (21/8/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh para petani, Karang Taruna, perangkat desa, tokoh masyarakat, Dosen Pendamping, Ketua Ormawa HUMANIKA, serta seluruh Tim Pelaksana PPK Ormawa HUMANIKA.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Pelaksana memaparkan cara kerja alat berbasis Internet of Things (IoT) yang mereka kembangkan. Penjelasan mencakup fungsi sensor dalam mendeteksi unsur hara tanah, proses integrasi alat dengan aplikasi Android, hingga bagaimana data yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam budidaya pertanian.
“Dengan alat ini, petani dapat mengetahui kondisi tanah secara cepat dan akurat, tanpa harus menunggu hasil laboratorium. Data langsung muncul di aplikasi Android, sehingga lebih efisien,” ujar salah satu anggota Tim Pelaksana, saat memberikan penjelasan di depan peserta.
Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya workshop. Mereka diberi kesempatan mencoba langsung penggunaan alat dan melakukan simulasi pengukuran di area sekitar balai dusun. Antusiasme itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait akurasi sensor dan potensi pemanfaatannya untuk tanaman krisan yang banyak dibudidayakan di daerah tersebut.
“Kami sangat tertarik dengan alat ini. Kalau benar bisa membantu mengetahui kadar kesuburan tanah secara real-time, tentu sangat bermanfaat bagi kami petani,” ungkap salah satu peserta workshop yang juga petani krisan asal Kadipaten.
Kehadiran Ketua Ormawa HUMANIKA, SETIAWAN CAHYONO P, turut memberi semangat kepada para anggota tim. Dalam sambutannya, Cahyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat untuk menjawab tantangan di bidang pertanian.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga bisa hadir di tengah masyarakat dengan inovasi yang berdampak langsung,” tegasnya.
Workshop ini diakhiri dengan sesi diskusi terbuka antara tim pelaksana, dosen pendamping, dan para petani untuk mengevaluasi hasil pengujian lapangan. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal penerapan teknologi IoT di sektor pertanian pedesaan dan menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya dalam memanfaatkan inovasi digital untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Author : Tim PPK Ormawa HUMANIKA









